Ada Beasiswa untuk Anak Putus Sekolah di DIY, Kuota Masih Banyak

Media Digital
Media Digital Selasa, 23 Juli 2024 23:07 WIB
Ada Beasiswa untuk Anak Putus Sekolah di DIY, Kuota Masih Banyak

Anggota DPRD DIY Komisi D Fraksi PDI Perjuangan (tengah) memberikan sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Pendhapa Kridha Manunggal, Ngaglik, Sleman, Selasa (23/7/2024). Anisatul Umah-Harian Jogja.

SLEMAN—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY bekerjasama dengan DPRD DIY menggelar Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Pendhapa Kridha Manunggal, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Selasa (23/7/2024).

Staf Seksi Sekolah Menengah Atas Disdikpora DIY Tri Suryani menyampaikan kuota Beasiswa Pendidikan Menengah saat ini masih tersedia, khususnya bagi siswa yang putus sekolah. Tahun ini tersedia empat jenis beasiswa. Pertama, Kartu Cerdas yang diperuntukan bagi peserta didik SMA/SMK dari keluarga kurang mampu dan masih aktif sekolah. Kedua, Jaminan Kelangsungan Pendidikan (JKP) yang ditujukan bagi alumni yang ijazahnya masih ditahan.

BACA JUGA : Disdikpora DIY Siapkan Puluhan Miliar untuk Beasiswa SMA/SMK

Ketiga, Beasiswa Retrieval diberikan bagi lulusan SMP yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya dan siswa SMA/SMK yang putus sekolah. Keempat, beasiswa perlengkapan peserta didik berupa tas, seragam, buku tulis dan lainnya.

Menurut Tri, penyaluran beasiswa tahap pertama untuk Kartu Cerdas sudah diterima oleh 4.615 siswa SMK dan 2.500 siswa SMA. Kemudian untuk JKP sudah diterima 200 siswa SMK dan 100 siswa SMA.

“Retrieval baru 22 siswa SMA sehingga kami [Disdikpora DIY] masih banyak kuota. Anakanak yang putus sekolah bisa mengajukan ke kami,” ucapnya dalam sosialisasi yang dihadiri orang tua siswa, Selasa.

Anggota DPRD DIY Komisi D Fraksi PDI Perjuangan, Rita Nurmastuti, mengatakan kegiatan sosialisasi ini bisa menjadi solusi bagi orang tua siswa yang punya keterbatasan untuk mengakses beasiswa. “Pendidikan menjadi salah satu skala prioritas sehingga tidak boleh ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah karena kendala biaya,” ungkapnya.

Salah satu peserta sosialisasi, Yuda Trianti, mengaku dapat informasi tentang kegiatan sosialisasi ini dari tetangganya.
Ia punya anak baru saja masuk SMK sehingga lewat sosialisasi ini dia berharap bisa mendapatkan beasiswa bagi anaknya guna meringankan biaya sekolah di SMKN 1 Depok. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online