STMM Yogyakarta Pecahkan Rekor MURI dengan 1.541 Karakter Animasi dan Game
Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui 1.541 karakter animasi dan game karya mahasiswa.
Penertiban reklame di sepanjang Kawasan Sumbu Filosofi Jogja, Kamis (25/7/2024). - ist/Diskominfo Jogja
JETIS—Pemerintah Kota Jogja melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus mendukung keindahan dan kenyamanan jalan terutama di sepanjang jalan Sumbu Filosofi Kota Jogja.
Salah satu dukungan dari pemerintah adalah melakukan operasi gabungan bersama Satpol PP DIY, Polresta, Polisi Militer TNI khususnya pada reklame ilegal yang berada di sepanjang jalan Sumbu Filosofi.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur No 2 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Jogja.
Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Jogja No 6 Tahun 2022 tentang Reklame.
"Setelah memberikan tahapan peringatan untuk membongkar sendiri, hari ini kami bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan operasi reklame. Pagi tadi sudah kita awali pembongkaran reklame di Jalan Pasar Kembang. Sehingga ada empat reklame hari ini yang dibongkar,"jelas Octo Noor Arafat seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (25/7/2024).
Ia mengungkapkan, pembongkaran reklame tersebut merupakan peringatan terakhir setelah dilakukannya pemberian peringatan bersurat dengan jangka waktu tujuh hari. ''Kami memberikan surat peringatan dengan jangka waktu tujuh hari kerja. Jika tidak ada tanggapan maka kemudian kami berikan surat untuk melaksanakan pembongkaran,"ungkapnya.
Hal ini dimaksud agar seluruh elemen mulai dari pemerintah, pengusaha hingga masyarakat bersama-sama menjaga marwah dari Peraturan Gubernur No 2 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Jogja.
Ia menambahkan di tahun 2024 nantinya Satpol PP Kota Jogja akan lebih intens melakukan upaya penertiban reklame.
Peraturan tersebut, menurut dia diharapkan dapat diterima dan diterapkan oleh para pemilik usaha jasa di bidang reklame.
"Harapannya, para pihak yang memiliki usaha jasa di bidang reklame ini untuk menyesuaikan dengan Perda reklame. Sehingga tidak perlu kami memberikan surat pembongkaran. Cukup dengan kesadaran untuk mematuhi peraturan yang ada," katanya.
Selain mematuhi peraturan yang ada, kesadaran akan peraturan reklame ini menjadikan manifestasi Kota Jogja terhadap tata ruang yang tertib dan indah.
"Mari bersama kita jaga warisan Dunia dari iklan/reklame komersial yang dapat mengganggu tata ruang Kota Jogja terutama di Sumbu Filosofi,"ungkapnya.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Satpol PP DIY, Didik Wisnugroho ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Jogja dalam menerapkan Peraturan Gubernur No 2 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Jogja.
“Sesuai dengan Peraturan Gubernur No 2 Tahun 2024 terkait sumbu filosofi, karena kita akan juga ikut mengamankan di Sumbu Filosofi. Kota akan mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Jogja,”katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui 1.541 karakter animasi dan game karya mahasiswa.
Malaysia menjadi negara terbaik untuk pensiunan 2026 versi Rumavi. Thailand dan Filipina juga masuk 10 besar, Indonesia berada di peringkat ke-58.
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.
Jack Miller resmi meninggalkan MotoGP dan bergabung dengan Yamaha di WorldSBK 2027 dengan kontrak dua musim.
Astra Half Marathon kembali digelar pada 2026 dengan membawa semangat “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” dalam perjalanan menuju 70 tahun Astra.
iPhone 18 Pro hadir dengan chip A20 Pro. Simak 3 pesaing Android: Samsung S26 Ultra, Pixel 11 Pro XL, dan Xiaomi 17 Ultra dengan kamera Leica