Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Sejumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke wisata Tamansari, Kraton Jogja pada Kamis (25/7/2024) (email)
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mencatat lama tinggal dan belanja wisatawan masih menjadi pekerjaan rumah di sektor ini yang harus ditingkatkan. Pergerakan kunjungan pelancong yang perlahan-lahan mulai bangkit di wilayah ini disebut harus dimaksimalkan untuk mendongkrak roda perekonomian setempat.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar DIY Anita Verawati menyebut, jumlah kunjungan wisata ke wilayahnya setiap tahun selalu menunjukkan tren yang positif sejak pandemi Covid-19 berhenti. Hanya saja mass tourism yang optimal disebutnya harus pula diikuti dengan quality tourism agar masyarakat bisa merasakan dampaknya.
"Soal quality tourism ini di dalamnya itu juga ada belanja dan lama tinggal wisatawan yang di DIY itu masih kurang optimal. Maka perlu event dan atraksi yang bisa memaksimalkan kedua itu," kata Vera, Kamis (25/7/2024).
Vera menerangkan, data terakhir menunjukkan rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara (wisman) ada di angka 2,4 hari dan wisatawan nusantara (wisnus) di angka 1,5 hari. Sementara untuk belanja atau spending money wisman menghabiskan 600 dollar AS per kunjungan dan wisnus sebanyak Rp2,2 juta.
"Data itu sumbernya dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menghitung dari harga akomodasi dan perhotelan. Target kami untuk 2024 belanja wisman bisa 670 dollar AS dan domestik Rp2,4 juta," jelasnya.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata Disebut Gagal Dongkrak Perekonomian DIY, GIPI: Dampaknya Cuma Macet
Dispar DIY, kata Vera berharap program wisata dan atraksi di malam hari bisa menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan. Sebab, wisatawan selama ini hanya terpusat di kawasan Malioboro pada malam hari baik itu wisman maupun wisnus.
"Biasanya wisatawan ke Jogja itu bingung kalau malam hari mau ke mana, makanya kami sangat mengapresiasi kalau ada atraksi malam hari," ujarnya.
Sementara pergerakan wisman yang datang ke Jogja sejak Juli sampai September mendatang diprediksi bakal terus menunjukkan tren yang meningkat lantaran masa liburan musim panas di sejumlah negara luar negeri. Pada Mei lalu BPS bahkan mencatat ada sebanyak 11.323 kunjungan wisman ke wilayah DIY.
Kondisi ini pun dirasakan oleh objek wisata Tamansari Jogja yang mengaku per awal Juli peningkatan kunjungan wisman terus meningkat. Minggu pertama bulan ini rata-rata jumlah kunjungan wisman berada di angka 200-300 orang per minggu, kemudian memasuki akhir bulan ini sudah mencapai 400-500 orang per minggu.
Pengelola Wisata Tamansari Nicolaus Ardiyanto mengatakan, destinasi wisata itu masih menjadi salah satu pilihan pengunjung mancanegara saat ke Joga untuk melihat sejarah, budaya dan artistik bangunannya. Kebanyakan mereka merupakan wisatawan long trip atau singgah ke beberapa kota di Indonesia selama beberapa bulan ke depan.
"Kebanyakan berasal dari Eropa seperti Belanda dan Prancis. Dibanding tahun lalu sepertinya ini cukup signifikan kunjungan wisman, mungkin juga karena tarif akomodasi yang sudah turun dan memang tengah musim libur," kata Nico.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.
Suzuki mengembangkan mesin 1.2 turbo 126 hp dan 230 Nm yang kompatibel E100, CNG, CBG serta disiapkan bersama teknologi hybrid.