Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Diskusi rembug kandidat calon Wali Kota Jogja oleh komunitas Suara Istimewa beberapa waktu lalu di Patehan, Kraton - Dokumentasi Suara Istimewa
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Warga Kota Jogja akan kembali menggelar pesta demokrasi Pilkada 2024. Banyak upaya ditempuh oleh berbagai pihak untuk menggandeng suara para pemilih pemula. Salah satu upayanya digerakkan oleh para pemuda Kota Jogja yang tergabung dalam komunitas Suara Istimewa.
Co Founder Suara Istimewa Hafidh Zidan Nur Ridho menuturkan pihaknya menggelar kegiatan rembug kandidat calon Wali Kota Jogja. Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu coffee shop di Patehan, Kraton, Jumat (26/7/2024) ini turut mengundang puluhan pemuda Kota Jogja, termasuk mahasiswa dari luar daerah yang tinggal di Kota Jogja. Setidaknya ada 5 nama yang menjadi bahan diskusi. Mulai dari Singgih Raharjo, Afnan Hadikusumo, Heroe Poerwadi, Eko Suwanto, dan Imam Priyono.
BACA JUGA : Ini Bentuk-Bentuk Kerawanan Pilkada Bantul versi KPU
Ridho mengatakan, Komunitas Suara Istimewa mencoba untuk memaparkan nama-nama calon Wali Kota Jogja, mulai dari latar belakang, pengalaman, hingga pendidikan. Ini merupakan wadah bagi pemuda Kota Jogja untuk menyuarakan dan berbagi ide. Dengan demikian, dia ingin memastikan setiap suara mendapatkan perhatian. Terutama dalam menentukan kepemimpinan Kota Jogja di tahun-tahun mendatang.
"Kami ingin mendorong politik programatik terutama di Pilkada besok. Kami juga ingin mendekatkan partisipasi pemilih pemula," ujar Ridho saat dikonfirmasi, Minggu (28/7/2024).
Di akhir sesi rembug kandidat, Ridho lantas melakukan jejak pendapat. Puluhan peserta yang terlibat diminta untuk melakukan poling. Ridho juga melakukan rekapitulasi hasil jejak pendapat terhadap kelima calon Wali Kota Jogja itu. Hasilnya, nama Singgih Raharjo menduduki peringkat pertama dengan angka 58 persen.
"Disusul oleh Afnan Hadikusumo dengan skor 31 persen. Lalu, nama Heroe Poerwadi menduduki peringkat selanjutnya dengan skor 8 persen, Eko Suwanto 4 persen, dan Imam Priyono 0 persen," imbuhnya.
Dia menuturkan, kegiatan ini merupakan langkah perdana bagi Suara Istimewa untuk berupaya meningkatkan antusias pemilih pemula pada gelaran Pilkada mendatang. Ridho berharap, pemilih pemula bisa turut menyumbangkan suara. Di sisi lain, Wali Kota Jogja yang nantinya terpilih diharapkan bisa mendengarkan aspirasi pemuda Kota Jogja.
Selain itu, Wali Kota Jogja mendatang juga didorong untuk bisa mewujudkan slogan Jogja Berhati Nyaman, sehingga tak hanya berhenti menjadi slogan saja. "Harapannya juga punya solusi soal sampah yang hingga saat ini masih terjadi di Kota Jogja," katanya.
Selain rembug kandidat dan jejak pendapat, Ridho menyebut Suara Istimewa turut menggelar diskusi terkait persoalan di Kota Jogja, mulai dari isu sosial, pariwisata, ekonomi, hingga pendidikan. Ada juga kegiatan jaring aspirasi. Ridho berharap, kegiatan ini bisa membuka wawasan para pemilih pemula terkait calon yang akan mereka pilih nantinya.
"Semoga pemuda Kota Jogja bisa proaktif, berpartisipasi dalam berbagai isu dan proses pembangunan, demi masa depan Kota Jogja yang lebih baik," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap. Wisata ke pantai mulai Rp12 ribu dari Malioboro, praktis tanpa kendaraan pribadi.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap lokasi, layanan SIMMADE, hingga SIM malam di Wonosari.
Top Ten News Harianjogja edisi Kamis 28 Mei 2026, rangkuman isu penting Jogja mulai polemik ibadah, pendidikan, hingga ekonomi.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan bebas macet di Jogja.