Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Logo Muhammadiyah - ist/wikimedia
Harianjogja.com, JOGJA—Lewat Konsolidasi Nasional yang digelar selama dua hari di Universitas Aisyiyah mulai 27-28 Juli 2024, PP Muhammadiyah mengaku siap menerima tawaran pemerintah untuk mengelola tambang batu bara.
Keputusan yang juga diunggal di akun media sosial Instagram resmi milik PP Muhammadiyah @lensamu itu sontak direspons oleh warganet.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, hingga Minggu (28/7/2024) pukul 21.35 WIB, sudah ada 1.135 komentar dan 6.354 penyuka.
Dari ribuan komentar tersebut, kebanyakan memang lebih banyak yang bernada protes.
Salah satunya adalah pemilik akun @akhsaanmd_ yang berkomentar dengan menggunakan huruf kapital, “ANAK MUDA MUHAMMADIYYAH DENGAN TEGAS MENOLAK PERSYARIKATAN TERLIBAT DALAM KETERLIBATAN TAMBANG.”
BACA JUGA: Siap Kelola Tambang Batubara, Ini Alasan Muhammadiyah
Senada, akun @gilang_almilda yang berpendapat bahwa pengelolaan tambang untuk kesejahteraan masyarakat tak harus dilakukan langsung oleh ormas.
“Biar diserahkan kepada ahlinya, pihak negara, swasta, atau bahkan pihak asing. Pengelolaan tambang yang diberikan kepada ormas keagamaan malah akan menimbulkan masalah baru. Seperti masalah tambang pada umumnya, penyerobotan lahan, dampak ekologis, dampak lingkungan, pemilihan tenaga kerja dll,” tulisnya.
Selain komentar negatif, ada sejumlah warganet yang berkomentar sebaliknya. Salah satunya adalah @rsardihidayat. “Semoga Muhammadiyah bisa menjadi contoh baik di dunia pertambangan, syukur² keuntungannya kembali ke umat seperti subsidi biaya pendidikan dan kesehatan, mari kita beri kesempatan tp kalau nanti kedepannya lebih banyak mudharatnya dan gagal lebih baik pak haedar dan pak Muhajir mundur dari PP,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.
Gelombang panas melanda Korea Selatan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus.
PKB Kota Jogja menargetkan satu fraksi di DPRD pada Pemilu 2029 dengan kepengurusan didominasi Gen Z dan mulai menyiapkan pencalegan dini.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.