Hadapi Degradasi Biodiversitas, UGM Perkuat SDM Profesional
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Proyek Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN)./Youtube Setpres
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah mekanisme pengamanan wilayah telah disiapkan TNI Angkatan Udara untuk mengamankan wilayah udara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejumlah pesawat tempur dari beberapa wilayah di dekat IKN bahkan siap diberangkatkan untuk menindak penerbangan gelap di langit IKN.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengaku telah menyiapkan sejumlah mekanisme pengamanan wilayah udara di kawasan IKN. Mengintegrasikan sejumlah radar milik angkatan udara dan radar sipil, aktivitas udara di atas wilayah IKN akam terpantau dalam satu monitor.
"Jadi pengamanan udara seperti tadi saya bilang saat ini masih bisa dikaver oleh radar yang ada. Kami juga radarnya bekerja sama dengan radar-radar sipil yang diintegrasikan dan semua termonitor di dalam satu screen ada di baik Kosek [Komando Sektor] maupun di Koopsudnas [Komando Operasi Udara Nasional]," kata Tonny, Senin (29/7/2024).
Berbekal radar ini, TNI AU bisa mendeteksi pergerakan pergerakan pesawat di langit IKN. Jika sewaktu-waktu terpantau adanya pergerakan penerbangan gelap, TNI AU siap menerjunkan pesawat dari lokasi terdekat. "Unsur penindak yang terdekat dari IKN adalah di Makassar. Apabila terjadi ada penerbangan gelap yang mengharuskan angkatan udara untuk menindak atau mengintersep maka kita akan berangkatkan pesawat dari Makassar," terangnya.
Tak tanggung-tanggung, pesawat Sukhoi yang ada di Makassar siap diberangkatkan untuk menindak penerbangan ilegal di langit teritorial IKN. Selain Sukhoi, sejumlah pesawat tempur dari wilayah terdekat lainnya seperti Balikpapan dan Tarakan siap diluncurkan bila dibutuhkan.
"Ada pesawat Sukhoi di sana [Makassar] dan apabila dibutuhkan sewaktu-waktu pesawat-pesawat tempur lainnya akan bergerak dari Balikpapan atau Tarakan tergantung dari situasi untuk siap mengamankan IKN," tandasnya.
BACA JUGA: Gedung Kantor Presiden di IKN Diberi Nama Istana Garuda
Di sisi lain Tonny menjelaskan bila TNI AU akan membuat satuan angkatan udara bandara IKN. "Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian ATR/BPN untuk lahan yang dimaksud. Tapi kami menyesuaikan program dari pemerintah," tandasnya.
Meski saat ini belum ada landasan udara (lanud) di IKN, TNI AU telah menyiapkan Lanud Dhomber yang ada di Balikpapan untuk aktivitas pesawat.
"Jadi termasuk nanti di sana kantor sementara apabila Mabes Angkatan Udara belum dibangun dan mengharuskan pejabat-pejabat Mabes Angkatan Udara berkantor di Kalimantan Timur sudah siap. Untuk Angkatan Udara kami sudah siap apabila harus move ke IKN," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.