Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bakal calon Pilkada Kulonprogo, Marija yang sudah mendapat surat penugasan dari Gerindra untuk jadi calon bupati memiliki dua kriteria untuk memilih calon wakilnya. Proses menentukan calon wakil ini masih terus digodok Koalisi Kulonprogo Maju yang mengusung Marija sebagai calon bupati.
Kedua kriteria itu, pertama, mendapat rekomendasi dari partai koalisi; serta yang kedua adalah memiliki elektabilitas tinggi untuk mendongkrak suara Koalisi Kulonprogo Maju. "Proses penentuan calon wakil masih dilakukan, belum ada yang secara resmi mengajukan," kata dia, Senin (29/7/2024).
Meskipun belum mendapat nama calon wakil bupati, Marija menyebut secara informal sudah ada obrolan terkait hal tersebut. "Ada beberapa nama yang disampaikan secara informal, tetapi tetap nanti prosesnya mesti secara resmi," ungkapnya.
Dari enam partai di Koalisi Kulonprogo Maju, Wakil Ketua DPD Gerindra DIY ini sudah memiliki lima dukungan partai sebagai calon bupati. Keempat partai tersebut masing-masing adalah Gerindra, Nasdem, PPP, PKS, dan Golkar.
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sragen yang merupakan putra daerah Kulonprogo ini menjelaskan dari lima partai yang memberikan dukungan itu baru Gerindra yang memberikan surat penugasan sebagai calon bupati. "Empat partai lainnya masih dalam proses pembuatan surat rekomendasi, sedang diproses di DPP [dewan pimpinan pusat] masing-masing," paparnya.
Sementara itu DPD PAN Kulonprogo yang tergabung dalam Koalisi Kulonprogo maju juga memiliki kecenderungan untuk mendukung Marija sebagai calon bupati yang akan diusung.
Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Kulonprogo, Riemas Ginong Pratidina menjelaskan kecenderungan tersebut dibuktikan dengan menghadiri seluruh kegiatan koalisi itu.
Secara resmi, jelas Ginong, PAN memang belum memutuskan karena sedang berproses di internal partai. "Kami juga akan mengusulkan calon bupati, ada dua nama sejauh ini yang akan kami usulkan," katanya.
Dua nama yang diusulkan dan diharapkan mendampingi Marija, lanjut Ginong, adalah tokoh eksternal partainya. "Namanya belum dapat kami sebutkan, tapi masih terus melakukan penjajakan yang nantinya kami serahkan untuk dibahas koalisi," ujarnya.
BACA JUGA: Pilkada Kulonprogo 2024, Gerindra Jaring Empat Kandidat
Sementara itu Ketua DPD Nasdem Kulonprogo, Latnyana membenarkan partainya mendukung Marija sebagai calon bupati dalam Pilkada 2024 ini. "Surat rekomendasi masih diproses oleh DPP, tetapi sudah kami sampaikan kami mendukung beliau sepenuhnya," ujar dia.
Latnyana juga tengah menyiapkan usulan calon wakil bupati untuk Marija. "Ada dua nama usulan, semuanya kader eksternal juga, namanya belum dapat kami sampaikan. Nanti akan dibahas dulu oleh koalisi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.