Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Proyek pembangunan Jembatan Pandansimo yang berada di wilayah pesisir selatan Bantul tetap mengedepankan konstruksi tahan gempa. Mengingat lokasi pembangunan jembatan ini berjarak sekitar 10 kilometer dari sesar opak yang merupakan sumber gempa Jogja 2006 silam. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek pembangunan Jembatan Pandansimo yang berada di wilayah pesisir selatan Bantul tetap mengedepankan konstruksi tahan gempa. Mengingat lokasi pembangunan jembatan ini berjarak sekitar 10 kilometer dari sesar opak yang merupakan sumber gempa Jogja 2006 silam.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 DIY BBPJN Jateng-DIY Setiawan Wibowo menjelaskan Jembatan Pandansimo memiliki bentang utama jembatan sepanjang 675 meter dengan total penanganan 1.900 meter. Konstruksi jembatan dilengkapi dengan teknologi Lead Rubber Bearing (LRB) untuk melindungi/mereduksi struktur utama jembatan dari potensi bencana gempa bumi.
Jembatan ini berada di atas tanah dengan struktur berpasir dan muka air tanah dangkal yang lokasinya tidak jauh dari sumber gempa sesar opak radius kurang dari 10 kilmeter.
“Teknologi LRB dapat meningkatkan ketahanan struktur terhadap gempa. LRB memiliki sifat elastis sehingga memungkinkan struktur bawah untuk bergerak atau bergeser jika terjadi gempa dan kemudian kembali ke posisi semula saat gempa berakhir, serta berfungsi mencegah kerusakan serius pada struktur jembatan,” katanya dalam rilis yang diterbitkan Kementerian PUPR Selasa (30/7/2024).
Konstruksi Jembatan Pandasimo juga menggunakan Corrugated Steel Plate (CSP) yang belum banyak digunakan pada jembatan di Indonesia. Penggunaan CSP diharapkan dapat membuat struktur jembatan lebih ringan tetapi kuat serta cepat dalam pemasangan, sehingga relatif lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu.
Saat ini proyek yang membentang di atas Sungai Progo ini telah mencapai 53% dan ditarget akhir 2024 selesai alias bisa dilewat. Terselesaikannya Jembatan Pandansimo ini nantinya menjadi infrastruktur penting tersambungnya konektivitas jalur pansela di DIY pada akhir 2024 mendatang, seiring dengan dikebutkan proyek Kelok 18 yang berada di perbatasan Gunungkidul-Bantul.
Proyek pembangunan Jembatan Pandansimo Bantul ini digelar Kementerian PUPR untuk meningkatkan konektivitas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Jalan Pantai Selatan (Pansela) di wilayaah DIY.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis tertulis menyatakan peningkatan konektivitas Jalan Pantai Selatan diharapkan dapat menjadi jalur wisata wilayah pesisir pantai selatan serta memperlancar konektivitas Pulau Jawa bagian selatan. Selain itu dapat mengurangi beban lalu lintas Jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa.
“Kami terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus namun juga memiliki pemandangan yang indah [panoramic road] dan terdapat banyak obyek wisata,” katanya.
Pembangunan Jembatan Pandansimo dilaksanakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY dengan anggaran APBN senilai Rp814 miliar. Pekerjaan konstruksi Jembatan Pandansimo saat ini telah mencapai 53% dengan target rampung akhir 2024.
Jembatan Pandansimo yang berjarak 10 kilometer dari sesar opak akan dipercantik dengan ornamen kearifan lokal berupa ikon Gunungan dengan interpretasi Sulur Keris dan Batik Nitik sebagai gerbang penanda mandala terciptanya ruang budaya. Terdapat Gapura Joglo sebagai penanda titik masuk atau keluar jembatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.