27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Ilustrasi jembatan. JJLS Bantul dan Kulonprogo akan tersambung tahun depan melalui Jembatan Srandakan III./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kapanewon Srandakan, Bantul dengan Kapanewon Galur, Kulonprogo mulai dibangun.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Rien Marlia mengatakan Jembatan Pandansimo dibangun pada lokasi yang memiliki karakteristik tanah berpasir dan muka air tanah dangkal.
Menurut dia, lokasi pembangunannya dekat dengan sumber gempa sesar opak dengan radius kurang dari 10 km sehingga Jembatan Pandansimo dinilai rentan terhadap potensi likuifaksi. Meski begitu menurut dia, Jembatan Pandansimo telah dirancang tahan gempa.
Selain itu menurut dia, akan dipasang pula alat pendeteksi gempa. Sementara menurutnya, Jembatan Pandansimo dirancang tahan pula terhadap tsunami.
Dia menyampaikan pembangunan Jembatan Pandansimo telah dilakukan sejak 2013-2015. Dimulai dari pembebasan lahan oleh Pemda DIY, penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), hingga pada 2022 dilakukan review Detail Engineering Design (DED).
Dia mengajak seluruh stakeholder berkolaborasi sehingga pembangunan Jembatan Pandansimo dapat dilaksanakan secara profesional, tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya.
Dia menyampaikan pembangunan Jembatan Pandansimo merupakan bagian dari paket kegiatan Inpres Jalan Daerah tahap I pada Jalur Trans Selatan Jawa.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan pemerataan ekonomi di selatan Jawa.
BACA JUGA: Hadiri Groundbreaking Jembatan Pandansimo, Sultan: Jembatan Ini Tahan Gempa hingga 9 SR
Dia pun berharap Jembatan Pandansimo tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat pesisir selatan DIY. Selain itu keberadaan ruang terbuka hijau dan pedestrian diharapkan membentuk budaya sehat masyarakat dengan memberikan ruang kegiatan olahraga maupun kegiatan sosial lainnya.
Jembatan Pandansimo akan dibangun sepanjang 1.900 meter yang terdiri dari jalan pendekat sepanjang 625 meter, slab on pile sepanjang 690 dan jembatan utama dengan bentang 675 meter. Sementara nilai kontrak Jembatan Pandansimo senilai Rp 814,8 miliar dilaksanakan oleh PT Adhi Karya Persero, dan PT Sumber Wijaya Sakti dengan Kerja Sama Operasi (KSO) selama 408 hari dengan Rencana Final Hand Over (FHO) di tanggal 31 Desember 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.