Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Sebuah bus pariwisata melintas di lokasi JJLS yang ambles tepatnya di barat traffic light Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Kamis (10/7/2025) Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari Gunungkidul ada yang ambles. Meski demikian, kerusakan tersebut tidak sampai menutup akses pengguna jalan dikarenakan masih bisa dilalui.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengatakan, adanya jalan ambles di JJLS, tepatnya di barat Traffic Light Baron yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan terhadap kerusakan tersebut.
BACA JUGA: Dulu Dijual Rp40.000 per Ekor, Kini Harga Benur di Gunungkidul Hanya Rp2.000 per Ekor
Meski demikian, ia memastikan kerusakan tersebut tidak sampai memutus jalan. Pasalnya, di sekitar lokasi masih dapat dilalui, walapun hanya separuh badan jalan yang bisa dipergunakan.
“Makanya harus berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi jalan yang amblas,” kata Agus, Jumat (11/7/2025).
Menurut dia, kerusakan ini sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul. Upaya pengecekan lokasi juga sudah dilakukan guna kepentingan perbaikan tersebut.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan, di sekitar lokasi jalan ambles telah dipasang papan peringatan gar lebih berhati-hati. Selain itu, juga ada pemasangan water barrier guna memastikan pengendara tidak melintas di lokasi yang amblas.
Hasil pantauan dilakukan, lokasi amblas berada di sekitar tikungan jalan. Adapun diameter jalan yang ambles hampir mencapai dua meter dengan kedalaman beberapa centimeter.
“Harapannya bisa segera diperbaiki agar kondisinya kembali normal dan tidak membahayakan pengguna jalan karena akses masuk dalam jalur wisata,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKRP Gunungkidul, Wadiyana membenarkan adanya kerusakan jalan di JJLS di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Adapun kerusakan sudah terjadi sekitar satu bulan yang lalu.
Meski demikian, pihaknya tidak memiliki kewenangan memperbaiki karena status jalan merupakan jalan nasional. “Kewenangan ada di Pelaksana Jalan Nasional [PJN] dan kami sudah melaporkan kerusakan tersebut,” katanya.
Meski demikian, untuk perbaikan masih menunggu hasil kajian terkait dengan penyebab jalan amblas. Hingga sekarang belum diketahui penyebab amblesnya jalan, apakah karena pengurukan yang kurang padat atau pun dikarenakan kontur tanah di sekitar lokasi.
“Baru dikaji dan nanti hasilnya menjadi acuan untuk proses perbaikan. Untuk sementara sudah dipasang papan peringatan agar berhati-hati saat melintas di lokasi jalan yang ambles,” kata Wadiyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Jadwal KSPN Jogja 13 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 13 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 13 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.