Persis Solo Turun Divisi, Direktur Klub Janjikan Kebangkitan
Persis Solo resmi terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026. Manajemen klub minta maaf dan siapkan restrukturisasi total mulai Juni.
Launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi di lapangan parkir timur Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (4/8/2024) pagi/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul menggelar launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi di lapangan parkir timur Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (4/8/2024) pagi.
Gerakan ini diharapkan menyatukan berbagai komponen masyakat di Bantul untuk turut terlibat aktif dalam pengawasan secara partisipatif Pilkada.
BACA JUGA : Pilkada Bantul: Golkar Masih Tunggu Surat Rekomendasi
Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho mengungkapkan, ada berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam gerakan ayo Nyawiji Ngawasi. Selain, relawan pengawas partisipatif, relawan desa APU, pimpinan keagamaan,pemilih pemula, pemilih disabilitas dan perempuan, serta media ambil bagian dalam gerakan untuk melakukan pengawasan Pilkada.
"Dengan gerakan ini kami mengajak masyarakat bersatu padu menggalakkan pengawasan Pilkada," katanya disela-sela launching gerakan ayo Nyawiji Ngawasi.
Selain itu, Didik juga menambahkan dengan gerakan ini, maka potensi adanya politik uang pada Pilkada 2024 bisa ditekan. Sebab, diakuinya, berdasarkan pemetaan yang dilakukan Bawaslu Bantul, ada kerawanan terkait dengan politik uang yang mungkin terjadi pada Pilkada mendatang.
"Nah ini bisa menekan potensi adanya politik uang, politisasi SARA dan hoaks," lanjutnya.
Kerawanan Pilkada
Pada kesempatan yang sama, Didik mengungkapkan jika pada Pilkada mendatang,ada tiga kerawanan dan harus diantisipasi. Kerawanan pertama adalah gesekan antarpendukung, kedua adalah politik uang.
"Yang ketiga adalah netralitas ASN dan perangkat kalurahan," ucap Didik.
Terkait dengan antisipasi kemungkinan kotak kosong dan sengketa antara pasangan calon dan sengketa partai politik, Didik menyebut, pihakya dalam waktu dekat akan mengumpulkan partai politik untuk memberikan penjelasan dan sosialisasi terkait sengketa tersebut.
"Harapan kami proses demokrasi ini nantinya berjalan dengan baik," ucap Didik.
BACA JUGA : Proses Coklit Pilkada Bantul, Bawaslu Sampaikan Ratusan Saran Perbaikan
Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bantul, Dewi Nurhasanah mengungkapkan potensi konflik antar pendukung calon kepala daerah telah diantisipasi dengan memberikan edukasi politik berbasis komunitas.
Begitu juga dengan potensi politik uang, Bawaslu telah mengantisipasinya dengan sosialisasi potensi pelanggaran dan bahaya politik uang.
"Kami juga kuatkan kapasitas pengawas Pilkada sebagai antisipasi kemungkinan adanya PSU (Pemungutan Suara Ulang)," katanya.
Terkait potensi pelanggaran netralitas ASN, Dewi menyatakan Bawalu telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Bantul untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut. Selain itu, Bawaslu juga telah mengirimkan surat imbauan terkait dengan netralitas ASN pada Pilkada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persis Solo resmi terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026. Manajemen klub minta maaf dan siapkan restrukturisasi total mulai Juni.
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen
Warga Kulonprogo dikejutkan paket misterius berisi mainan pocong kecil yang dikirim tanpa pesanan. Polisi imbau warga tetap tenang.
Lolos SNBT 2026? Berikut panduan lengkap daftar ulang ke PTN, mulai dari rincian dokumen yang harus disiapkan hingga tahapan prosesnya.
Dua insiden pelajar terjadi di Jogja, mulai pelemparan sekolah hingga remaja membawa sajam. Polisi masih menyelidiki motif kejadian.
Belum lolos UTBK SNBT 2026? Jangan panik. Simak enam langkah strategis, mulai dari jalur mandiri PTN hingga beasiswa, untuk tetap melanjutkan kuliah.