Maudy Ayunda Akui Menjauh dari Berita Adalah Privilege, Minta Maaf
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Petugas dari Polres Bantul masih terus melakukan penyelidikan terkait pencurian rokok berbagai merek yang terjadi di sebuah warung di Jambidan, Banguntapan, Bantul.
Pasalnya, besaran kerugian yang dialami oleh pemilik warung atas pencurian rokok tersebut mencapai Rp100 juta.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Korban sendiri sudah melapor ke tempat kami, dan saat ini dalam proses lidik," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Rabu (7/8/2024).
BACA JUGA: Maling Bobol Toko di Berbah, Dagangan Rokok Senilai Jutaan Rupiah Raib
Kasus pencurian rokok berbagai merek, kata Jeffry dilaporkan oleh F, warga Jambidan, Banguntapan pada Senin (5/8/2024). Awalnya, istri pelapor mencurigai adanya seseorang yang telah mengambil dan memasukan beberapa merk rokok ke dalam jaket.
"Kemudian setelah dilakukan pengecekan CCTV pada pukul 15.00 WIB ternyata benar dugaan tersebut, dan ternyata tindakan tersebut telah dilakukan dari hari-hari sebelumnya," kata Jeffry.
Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan hal itu ke Polres Bantul. Adapun kerugian yang dialami pelapor diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.