Rakernas V Pelita Indonesia Usung Tema Penguatan Ekosistem Vokasi
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Salah satu peserta JKN Sekar Nirma Arum saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Kamis (8/8/2024). - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA— Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Aplikasi Mobile JKN.
Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses berbagai kemudahan di dalamnya. Salah satunya adalah fitur antrean online. Ini akan menjadikan pasien menghemat waktu tunggu di fasilitas kesehatan yang dituju. Di sisi lain, JKN mampu menanggung biaya layanan kesehatan. Bahkan, pasien sama sekali tak mengeluarkan biaya untuk layanan kesehatan yang mereka dapatkan.
Salah satu yang juga menikmati berbagai layanan JKN adalah Sekar Nirma Arum. Warga Mergangsan, Kota Jogja ini mengaku menjadi peserta JKN pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang lebih dikenal dengan peserta mandiri.
Berbagai layanan juga dia akses melalui Aplikasi Mobile JKN. Sekar mengungkapkan tak pernah ada kendala selama menggunakan Aplikasi Mobile JKN.
"Waktu itu saya pernah pindah faskes prosesnya cepat langsung dibantu juga sama pegawai di Puskesmas. Bisa langsung digunakan di bulan berikutnya, jadi saya periksa di Puskesmas berikutnya sudah bisa," ujar Sekar saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Kamis (8/8/2024).
Sekar sudah tiga tahun memanfaatkan penjaminan dari Program JKN. Sejauh ini, dia menggunakan kepesertaannya untuk kehamilannya. Sekar menyebut tak pernah mengeluarkan biaya selama proses pemeriksaan kehamilannya di Puskesmas Mergangsan.
"Semua biaya ter-cover mulai dari periksa kandungan sampai dapat obat, tidak bayar sama sekali," katanya.
Sekar sempat melakukan perubahan kelas, tepatnya dari kelas 3 ke kelas 1. Proses pengurusan ubah kelas ini dia lakukan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta. Semua prosedur menurutnya mudah dan cepat. Ditambah lagi dengan petugas yang ramah dan bersedia untuk mengarahkan Sekar.
Sekar mengaku selama ini terbantu dengan layanan BPJS Kesehatan. Sebab, jika harus merogoh kocek dari kantongnya sendiri terbilang mahal. "Ke depan rencana persalinan juga pakai BPJS. Semoga nanti proses persalinannya mudah," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.