Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier kepada Generasi Muda
Direktur Pegadaian Ismail Ilyas berbagi pengalaman karier dan kepemimpinan kepada mahasiswa Universitas Andalas melalui sesi Alumni Calling.
Salah satu pengguna Aplikasi Mobile JKN Siti Nur Aini saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta beberapa waktu lalu - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Pada era modern seperti saat ini berbagai layanan mulai beralih kepada teknologi digital, termasuk bagi pelayanan jaminan kesehatan. Kini, masyarakat tak perlu repot lagi. Sebab, berbagai layanan bisa diakses secara online melalui aplikasi seperti Aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan.
Aplikasi Mobile JKN memberi kemudahan bagi penggunanya termasuk para mahasiswa. Tentunya juga praktis dan menghemat waktu.
Salah satu pengguna Aplikasi Mobile JKN adalah Siti Nur Aini. Dia mengaku sudah lama menjadi peserta BPJS Kesehatan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang dikenal dengan peserta mandiri.
BACA JUGA: Aplikasi Mobile JKN Bantu Antrean Peserta, Pindah Faskes Lebih Cepat
Meski terbilang jarang menggunakan kepesertaannya untuk berobat, tapi Siti selalu rutin membayar iuran. Ini karena dia paham betul pentingnya jaminan kesehatan sebagai perlindungan bagi kesehatannya.
Apalagi, sebagai mahasiswa jaminan kesehatan sangat penting untuk dia miliki.
Siti tak pernah tahu, kapan akan terjadi kondisi mendesak pada kesehatannya.
"Kalau dari saya sendiri Aplikasi Mobile JKN ini sangat membantu," katanya.
Siti menuturkan dia sudah cukup lama menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, aplikasi itu sangat mudah digunakan.
Berbagai fitur yang ada di dalamnya juga cukup membantunya, sehingga tak perlu repot untuk datang ke kantor.
Di sisi lain, dia bisa mengambil antrean fasilitas kesehatan lewat Aplikasi Mobile JKN di menu Pendaftaran Pelayanan (anteran). Berbagai informasi terkini soal BPJS Kesehatan juga bisa diakses lewat aplikasi ini.
"Kalau ada kendala soal BPJS Kesehatan bisa dilihat terlebih dahulu melalui Aplikasi Mobile JKN," ujar Siti.
Siti mengatakan layanan yang diberikan di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Yogyakarta juga sangat memuaskan. Petugas memberikan arahan sekaligus memberikan solusi terkait kendalanya. "Pelayanannya sangat memuaskan di sini," ungkap mahasiswa asal Solo ini. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktur Pegadaian Ismail Ilyas berbagi pengalaman karier dan kepemimpinan kepada mahasiswa Universitas Andalas melalui sesi Alumni Calling.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.