Rakernas V Pelita Indonesia Usung Tema Penguatan Ekosistem Vokasi
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Salah satu peserta JKN Yulin Karlina saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta beberapa waktu lalu - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Salah satu mahasiswa yang juga peserta Program Jaminan Kesehatan (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan, Yulin Karlina menyebut JKN menjadi jaminan perlindungan kesehatan yang selama ini membantunya dan keluarganya.
Sejak di bangku SMA, Yulin kerap mengakses layanan kesehatan untuk berobat. Semua biaya layanan kesehatan dijamin oleh Program JKN.
"Alhamdulillah, sejauh ini JKN sangat membantu. Kebetulan saya dari kelas 1 SMA pasti ke dokter karena sakit flu, demam, dan sebagainya," ujar Yulin, belum lama ini.
BACA JUGA: Tak Ada Diskriminasi, Pasien Asal Gunungkidul Puas dengan Pelayanan JKN
Dia menyebut, pelayanan JKN di fasilitas kesehatan sangat responsif. Tenaga kesehatan yang menangani dirinya ataupun keluarganya juga ramah dan bersedia memberikan arahan. Yulin tak pernah merasa ada perbedaan dengan pasien penjaminan lain.
Berkali-kali dia bertanya dengan dokter yang bersangkutan dan selalu mendapatkan jawaban yang responsif dan memuaskan. Yulin sempat mengakses layanan kesehatan di beberapa rumah sakit, mulai dari Rumah Sakit Hardjo Lukito, Hermina hingga RSUD Senopati Bantul.
"Pada saat ibu saya masuk ke rumah sakit untuk operasi itu awalnya saya khawatir. Pada saat ibu saya bolak-balik ke dokter, Alhamdulillah semuanya responsif banget," ungkapnya.
Yulin mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan saat menggunakan JKN. Mulai dari perawatan hingga konsultasi dengan dokter dan perawat dia dapatkan dengan mudah dan tanpa kendala.
Dia berharap, Program JKN dan BPJS Kesehatan bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Yulin juga mengajak para peserta JKN untuk tidak menunggak membayar iuran.
"Alhamdulillah saya sudah pernah ke beberapa rumah sakit dan tidak ada perlakuan yang berbeda dengan yang pasien bukan JKN," ucapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.