BEDAH BUKU: Warga Sleman Diajak Mengelola Limbah sejak Dapur
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur
Salah satu peserta JKN Yulin Karlina saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta beberapa waktu lalu - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Salah satu mahasiswa yang juga peserta Program Jaminan Kesehatan (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan, Yulin Karlina menyebut JKN menjadi jaminan perlindungan kesehatan yang selama ini membantunya dan keluarganya.
Sejak di bangku SMA, Yulin kerap mengakses layanan kesehatan untuk berobat. Semua biaya layanan kesehatan dijamin oleh Program JKN.
"Alhamdulillah, sejauh ini JKN sangat membantu. Kebetulan saya dari kelas 1 SMA pasti ke dokter karena sakit flu, demam, dan sebagainya," ujar Yulin, belum lama ini.
BACA JUGA: Tak Ada Diskriminasi, Pasien Asal Gunungkidul Puas dengan Pelayanan JKN
Dia menyebut, pelayanan JKN di fasilitas kesehatan sangat responsif. Tenaga kesehatan yang menangani dirinya ataupun keluarganya juga ramah dan bersedia memberikan arahan. Yulin tak pernah merasa ada perbedaan dengan pasien penjaminan lain.
Berkali-kali dia bertanya dengan dokter yang bersangkutan dan selalu mendapatkan jawaban yang responsif dan memuaskan. Yulin sempat mengakses layanan kesehatan di beberapa rumah sakit, mulai dari Rumah Sakit Hardjo Lukito, Hermina hingga RSUD Senopati Bantul.
"Pada saat ibu saya masuk ke rumah sakit untuk operasi itu awalnya saya khawatir. Pada saat ibu saya bolak-balik ke dokter, Alhamdulillah semuanya responsif banget," ungkapnya.
Yulin mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan saat menggunakan JKN. Mulai dari perawatan hingga konsultasi dengan dokter dan perawat dia dapatkan dengan mudah dan tanpa kendala.
Dia berharap, Program JKN dan BPJS Kesehatan bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Yulin juga mengajak para peserta JKN untuk tidak menunggak membayar iuran.
"Alhamdulillah saya sudah pernah ke beberapa rumah sakit dan tidak ada perlakuan yang berbeda dengan yang pasien bukan JKN," ucapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan