Lewat Film BNNP DIY Sebut Bahaya Narkoba Bertransformasi Jadi Permen
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Salah satu peserta BPJS Kesehatan Putri Liasna saat diwawancara beberapa waktu lalu - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—BPJS Kesehatan merupakan badan penyelenggara yang mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan ikut serta menjadi peserta JKN, masyarakat bisa mendapatkan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan bahkan tanpa biaya. Ini semakin mudah dengan keberadaan Aplikasi Mobile JKN.
Peserta JKN bisa memanfaatkan berbagai fitur yang ada di dalam aplikasi ini. Mulai dari pengecekan iuran, pengambilan antrean di fasilitas kesehatan, pengecekan status kepesertaaan, hingga berbagai info terbaru mengenai BPJS Kesehatan bisa diakes melalui Aplikasi Mobile JKN.
Salah satu peserta JKN yang juga pengguna Aplikasi Mobile JKN adalah Putri Liasna. Tak ingat pasti, tapi dia mengaku sudah cukup lama mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, berbagai fitur di dalam aplikasi itu bisa digunakan dengan mudah. Tak pernah ada kendala selama memanfaatkannya. Mengunduhnya pun mudah melalui Google Playstore dan App Store.
"Sejauh ini aman-aman saja, tidak pernah ada kendala," ujarnya.
Putri menyebut selama ini terbantu dengan layanan yang ada di BPJS Kesehatan. Dia merupakan peserta BPJS Kesehatan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri. Dia terbilang jarang ke rumah sakit ataupun ke puskesmas. Namun, iuran selalu dia bayarkan secara rutin dan tepat waktu. Terakhir, dia menggunakan penjaminan JKN untuk pengobatan matanya.
"Belum lama ini menggunakan BPJS Kesehatan untuk pengobatan mata karena infeksi, ada bakteri di mata," ungkapnya.
Putri merasa tak ada diskriminasi antara peserta JKN maupun yang bukan. Semua layanan diberikan merata dan sesuai standar. Secara biaya, Putri juga tak mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri.
"Sangat membantu, karena semua sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan," tuturnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.