Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi pelecehan di jalan kembali terjadi di wilayah Sleman. Pelaku menyasar dua orang, menggunakan modus yang sama yakni memepet korban di jalan dan melakukan aksi pelecehan.
Informasi adanya aksi pelecehan di jalan ini juga diunggah di media sosial. Dalam narasi unggahan itu disebutkan bila terjadi begal payudara di perempatan Selokan Mataram Jalan Kabupaten.
Pelaku disebut lari ke arah selatan atau ke arah Jalan Godean dan berusaha dikejar oleh warga. Sementara korban dibawa ke rumah warga terdekat.
Kanit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Lili Mulyadi menjelaskan kejadian pelecehan seksual ini dilaporkan pada Minggu, (11/8/2024) pukul 23.50 WIB. Total ada dua perempuan yang menjadi korban pelecehan di jalan di Bulak Selokan Mataram Donokitri, RT 07 RW 15, Trihanggo, Gamping, Sleman.
Mulanya korban pertama sekitar pukul 23.00 bersama dua rekannya yang seusai membeli makan berboncengan untuk pulang. Namun dalam perjalanan pulang ketika sampai di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet orang tak dikenal.
Saat dipepet inilah, korban mendapatkan pelecehan dari pelaku. Menurut keterangan korban, pelaku mengendarai kendaraan Yamaha NMAX berwarna biru.
"Saat perjalanan pulang sesampainya di TKP tiba-tiba dipepet oleh orang tidak dikenal mengendarai sepeda jenis Yamaha NMAX Biru nomor polisi tidak diketahui kemudian melakukan pelecehan terhadap korban," jelas Lili pada Senin (12/8/2024).
Setelah melakukan aksinya, pelaku lantas kabur ke arah Jalan Kabupaten. Mendapati perlakuan tak senonoh tersebut, korban lantas meminta bantuan para warga.
BACA JUGA: Prabowo Sebut IKN Baru Bisa Optimal Jadi Ibu Kota Setelah Tiga Tahun
"Setelah melakukan aksinya pelaku kabur di Jl. Kabupaten, kemudian korban meminta tolong kepada warga yang ada di angkringan tidak jauh dari TKP," katanya.
Namun tak berselang lama, aksi pelecehan kembali terjadi di area Bulak Selokan Mataram. Modusnya sama, korban dipepet lalu pelaku melancarkan aksinya. Kejadian kedua ini hanya berselang 10 menit dari kejadian yang pertama.
"Selang 10 menit setelah kejadian pertama korban kedua yang melintas di Bulak Selokan Mataram dari arah timur ke barat, TKP sama dengan kejadian pertama merasa dibuntuti oleh seseorang, tiba-tiba dipepet kemudian melakukan pelecehan," kata Lili.
Tak tinggal diam, korban lantas mengejar pelaku dan meminta pertolongan warga. Sayangnya pelaku belum berhasil ditangkap.
"Korban kedua berusaha mengejar pelaku dan meminta tolong warga yang ada di sekitar lokasi kejadian," katanya.
Korban lantas diantar ke Polsek Gamping untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat ini polisi berusaha memburu pelaku berbekal keterangan saksi dan korban. Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku aksi pelecehan di jalan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2