Pameran Fotografi Rana Budaya #4 Ajak Warga Tinggalkan Sejenak Layar
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Para peserta Merapi Run berlari melintasi garis start di Griya Persada Convention Hotel dan Resort Kaliurang pada Sabtu (17/8/2024). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Menawarkan panorama indah Merapi pada malam hari, agenda Merapi Run besutan Griya Persada Convention Hotel dan Resort Kaliurang riuh diserbu ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tajuk Glowing Exprerience, Merapi Run menyuguhkan pengalaman lari di Merapi pada malam hari dengan konsep glow in the dark.
Manager Event Merapi Run 2024, Lamhot Hutapea mengungkapkan gelaran Merapi Run 2024 tahun ini menjadi edisi keempat yang digelar Griya Persada Convention Hotel dan Resort Kaliurang sejak tahun 2019. Di edisi keempatnya, Merapi Run menghadirkan konsep baru yakni konsep night run atau ajang lari di malam hari.
"Tahun ini spesial edisi, karena tahun sebelumnya kita larinya pagi. Tapi untuk tahun ini spesial edisi night run," kata Lamhot ditemui pada Sabtu (17/8/2024) dalam gelaran Merapi Run 2024.
Digelar tepat bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, Merapi Run tak hanya membawa konsep night run namun juga menyajikan nuansa glow in the dark. Sepanjang lintasan larinya, trek Merapi Run dihiasi dengan lampu dan instalasi cahaya yang meriah. Pelari akan diajak secara langsung mengeksplor suasana wisata Kaliurang, Merapi pada malam hari.
Konsep night run dipilih untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pelari, yakni lari saat malam hari di kawasan wisata Kaliurang. Ajang ini diharapkan bisa lebih mengenalkan suasana kawasan wisata Kaliurang saat malam hari dan dapat mendorong pergerakan ekonomi pelaku wisata di Kaliurang.
"Edisi night run tujuannya untuk mengangkat kunjungan atau wisata di Kaliurang khususnya pada malam hari. Pelari juga bisa menikmati lari malam di Kaliurang," imbuhnya.
Merapi Run 2024 juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik, seperti Zumba Glow in the Dark, DJ Perform with Smoked Bomb Colour, Performance Fire Dance hingga pesta kembang api. Agar makin betah dengan wisata Kaliurang, Merapi Run 2024 juga menawarkan paket tambahan Napak Tilas Merapi dalam bentuk menjelajahi kawasan Gunung Merapi dengan Jeep Lava Tour pada Minggu (18/8/2024).
Ada tiga kategori yang dibuka dalam gelaran Merapi Run 2024. Tiga kategori itu mencakup kategori 3K, 5K dan 10K. Para peserta yang mengikuti ajang ini akan mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari medali, jersei hingga glow stick menyala yang bisa digunakan para peserta saat berlari. "Dari panitia menyediakan gelang LED yang akan menambah penerangan untuk peserta," ujarnya.
Aspek keamanan dan penerangan untuk menunjang lari di malam hari juga disiapkan secara matang dalam Merapi Run 2024. Lamhot mengungkapkan bila untuk menyiapkan ajang ini, panitia menambah sejumlah penerangan di trek lintasan hingga melakukan penambalan jalan di sejumlah rute.
"Kita sudah ada penambahan penerangan untuk di area rutenya. Kemudian untuk area jalan juga ada yang kita tambal," lanjutnya.
Menawarkan pengalaman menarik dan tak biasa, Merapi Run disambut antusias oleh para peserta. Lamhot mengatakan setidaknya ada 500 peserta dari beragam wilayah di Indonesia yang berpartisipasi dalam Merapi Run 2024.
Melihat antusiasmenya, Lamhot menimbang bila Merapi Run dengan konsep night run semacam ini akan digelar kembali di tahun-tahun berikutnya. Lebih-lebih konsep night run yang digelar Merapi Run ini juga diklaim menjadi ajang lari malam hari pertama yang diselenggarakan di kawasan wisata Kaliurang.
"Tentu nanti ada kesempatan-kesempatan ke depannya untuk event yang sama seperti ini malam hari ada kemungkinan bisa kita lakukan lagi," ucapnya.
Salah satu peserta Merapi Run, Marcelina mengaku baru pertama kali mengikuti ajang lari pada malam hari. Lina memang tak jarang lari pada malam hari, namun untuk mengikuti ajang night run resmi seperti ini menjadi pengalaman baru baginya.
"Kalau malam saya sendiri baru kali ini ikut. Kalau latihan lari malam di luar event pernah. Kalau lari malam sebetulnya unik, indah," ungkapnya.
Meski ajang lari dengan konsep night run juga kadang digelar di lokasi lain, tetapi bagi Lina lari malam hari dengan medan wisata Kaliurang tentu berbeda dari night run lainnya. "Medannya di sini beda, kalau di sini otomatis medannya naik turun, uniknya di situ," katanya.
Selain trek lintasan yang naik turun ala wisata Kaliurang, Lina juga tertarik menikmati suasana Merapi di malam hari. "Iya betul jadi lebih menarik, kalau siang kan sudah biasa. Kalau malam sembari belum pernah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta
Libur HUT ke-81 RI mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja hingga 122.191 orang pada 14-17 Agustus 2026.
BPBD Bantul telah menyalurkan 706.500 liter air bersih untuk 4.623 jiwa terdampak kekeringan. DPRD dorong evaluasi penanganan krisis air.