Hujan Diprediksi Mundur ke Desember, Pertanian Sleman Diminta Waspada
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Sejumlah kendaraan sedang melintas depan gedung Transhome yang hangus terbakar di Kalitirto, Berbah, Sleman pada Sabtu (3/10/2026) siang. Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Operasi penanganan kebakaran di Transhome, Kalitirto, Berbah, Sleman ditutup BPBD Sleman pada Jumat (2/10/2026) pukul 21.21 WIB. Meski penanganan lantai satu hingga tiga telah dinyatakan selesai, kondisi di basement masih menjadi perhatian karena suhu di area tersebut masih mencapai sekitar 200 derajat Celsius.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan petugas belum dapat menangani basement secara sepenuhnya. Suhu yang masih tinggi serta akses menuju area tersebut menjadi kendala dalam proses penanganan.
Berdasarkan pembaruan data BPBD Sleman, suhu di basement sempat mencapai sekitar 500 derajat Celsius pada Jumat pagi. Sementara pada pukul 15.00 WIB, suhu di area tersebut masih berada di kisaran 200 derajat Celsius.
Selain faktor suhu, luas area basement turut menyulitkan proses penanganan. Petugas masih perlu memastikan kondisi material yang berada di dalam bangunan sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan.
Meski operasi kebakaran telah ditutup, BPBD Sleman tetap menempatkan satu armada pemadam kebakaran di lokasi. Armada tersebut disiagakan untuk mengantisipasi apabila kembali muncul kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Satu armada pemadam kebakaran itu kami siagakan sampai situasi terkendali. Jadi kami belum tahu sampai kapan,” kata Bambang dihubungi, Sabtu (3/10/2026).
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman, Gunardi, mengonfirmasi bahwa bagian bangunan yang belum tertangani berada di basement. Sementara lantai satu hingga tiga telah dinyatakan dalam kondisi hijau.
"Lantai satu, dua, tiga sudah hijau. Sisa basement saja [yang belum tertangani]," kata Gunardi.
Kebakaran Transhome juga mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Sebanyak dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga personel pemadam kebakaran dan satu karyawan mengalami luka-luka.
BPBD Sleman mencatat bangunan Transhome telah terbakar selama lebih dari 24 jam. Kondisi tersebut membuat bangunan yang terdampak kebakaran masih memiliki risiko terhadap kekuatan struktur.
Karena itu, masyarakat maupun pihak yang berkepentingan diminta tidak sembarangan memasuki area bangunan yang terdampak kebakaran sebelum dinyatakan aman.
“Sudah sepi hari ini. Police line terpasang,” kata Bambang.
Berdasarkan pengamatan Harianjogja.com pada Sabtu (3/10/2026) pukul 10.00 WIB, garis polisi atau police line terpasang mengitari pagar Transhome. Sejumlah petugas kepolisian berjaga di bagian luar, sementara beberapa petugas lainnya terlihat meninjau area dalam gedung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.