KONI DIY Bangun Simpalawa, Data Atlet Kini Serba Digital
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Suasana Sidang Senat Terbuka pada Selasa (20/8/2024) Dalam Rangka Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2024/2025 di Laboratorium Seni ISI Jogja. (Email)
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 1.812 mahasiswa baru dari 9.888 an peminat jenjang S1, S2 dan S3 diterima di kampus ISI Jogja pada tahun ajaran 2024/2025. Jumlah yang diterima ini naik dibandingkan tahun lalu dengan sebanyak 1.775 mahasiswa.
Prosesi penerimaan mahasiswa baru itu dilakukan dengan agenda rutin tahunan yakni Sidang Senat Terbuka pada Selasa (20/8/2024) Dalam Rangka Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2024/2025 di Laboratorium Seni ISI Jogja yang sekaligus diisi dengan kuliah umum.
BACA JUGA: Biaya Hidup Mahasiswa di Jogja Melebihi UMP, Terjebak Lifestyle, Skincare dan iPhone
Rektor ISI Jogja Irwandi mengatakan, pada tahun ini pihaknya membuka kuota sebanyak 1.937 mahasiswa. Sementara yang diterima yakni 1984 mahasiswa dan setelah dilakukan registrasi hanya 1.812 mahsiswa yang mendaftar ulang. Mahasiswa itu terdiri dari 24 program studi dengan jenjang S1, S2 dan S3 pada program studi tata kelola seni.
"Para mahsiswa itu diterima dari tiga jalur yakni SNBP 30 persen, SNBT 40 persen dan mandiri 30 persen," katanya.
Menurut Irwandi, animo mahasiswa mendaftar di kampusnya masih sama dengan tahun lalu dengan rata-rata 9.000 an pendaftar. Sementara untuk peminat jalur mandiri ada sebanyak 2.000 orang. Pihaknya juga membuka kesempatan kepada mahasiswa dari jalur afirmasi daerah 3T untuk bisa mengakses pendidikan di kampus itu.
"Untuk program studi favorit masih dipegang oleh DKV, film dan televisi serta fotografi," jelasnya.
Irwandi menambahkan, untuk UKT tidak ada kenaikan yang signifikan pada tahun ini. Hanya saja pihaknya menambah satu level UKT agar prosesnya lebih berkeadilan. Tahun lalu mahasiswa mampu maksimal membayar UKT Rp3,5 juta sementara tahun ini disesuaikan maksimal Rp7,5 juta.
Pihaknya berharap dengan tantangan dunia pendidikan dan industri seni yang semakin kompleks, mahasiswa bisa menyiapkan diri sebaik mungkin agar saat selesai menempuh pendidikan bisa berkarya di dunia industri.
"Kami bersama Kemendikbud juga sudah merancang program agar mereka bisa memanfaatkan berbagai hal, karena belajar tidak hanya di kampus bisa di mana saja. Misalnya magang bersertifikat, proyek independen itu salah satu cara mereka dapat pengalaman lebih kaya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.