Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Ilustrasi suasana proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Tirtoadi./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek konstruksi Tol Jogja-Solo-DIY Paket 1.2 terus menunjukkan progres pada Agustus 2024. Membentang sepanjang 20 kilometer dari Klaten hingga Purwomartani, ruas tol ini akan menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan DIY. Sebagai infrastuktur pendukungnya, sejumlah jembatan juga bakal dibangun.
Penggarapan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 1.2 Klaten-Purwomartani tak hanya masif di area Klaten. Di wilayah DIY, sejumlah kontruksi tol saat ini juga terus dikebut.
Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Wilayah DIY, PT Adhi Karya, Agung Murhandjanto pada Selasa (20/8/2024) menjelaskan sejumlah penggarapan konstruksi terus berprogres dalam penggarapan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 1.2 di wilayah DIY.
Agung mencontohkan pekerjaan timbunan tanah uruk di ruas ini telah sampai pada main road. Sementara pada konstruksi box culvert, dari 45 buah yang dibutuhkan saat ini sudah terpasang 31 buah.
Selain material timbunan dan box culvert, pembangunan sejumlah jembatan dalam proyek Tol Jogja-Solo-YIA pun terus menunjukkan perkembangan. Dijelaskan Agung, dalam Tol Jogja-Solo-YIA Paket 1.2 di wilayah DIY rencananya ada sembilan jembatan yang bakal dibangun.
Dari sembilan jembatan itu, tujuh jembatan akan dibangun di area main road, sedangkan dua jembatan lainnya bakal dibangun pada interchange (IC) atau simpang susun Purwomartani.
Hingga saat ini lima jembatan sudah rampung dibangun. Sementara dua jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan. "Satu jembatan masih dalam proses konstruksi dan satu jembatan lagi masih terkendala karena berada di lokasi makam penduduk yang belum direlokasi. Semua pekerjaan tersebut semuanya di area at grade non-elevated," tegasnya.
Kontraktor juga mengebut penggarapan bore pile yang menjadi pilar-pilar penyangga jalan tol. Keempat alat bore pile bahkan dioperasikan untuk percepatan konstruksi di wilayah DIY.
"Untuk pekerjaan bore pile saat ini sedang masif dilakukan di area DIY yang di area Paket 1.2 ada empat alat bore pile yang dioperasikan," ujar dia.
Dengan masifnya pengerjaan konstruksi yang dilakukan, saat ini progres konstruksi Tol Jogja-Solo-YIA Paket 1.2 Klaten-Purwomartani sudah tembus di angka 52%. "Secara keseluruhan progres kontruksi Paket 1.2 sudah mencapai 52%," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.