PSS Sleman 1-1 Persita, Pieter Huistra Gembleng 3 Aspek Ini
PSS Sleman imbang 1-1 Persita dalam uji coba. Pieter Huistra menilai fisik, taktik, dan mental pemain menunjukkan progres.
Progres pembangunan Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa -- PT Adhi Karya \r\n
Harianjogja.com, SLEMAN— Pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Maguwoharjo di Kabupaten Sleman terus menunjukkan perkembangan. PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) mencatat progres fisik konstruksi telah mencapai 47% per 12 Agustus 2026 dan proyek tersebut diperkirakan dapat diselesaikan pada 2027.
Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rachmat, mengatakan pekerjaan konstruksi di segmen tersebut kini semakin masif, termasuk pembangunan struktur tol melayang atau elevated di kawasan permukiman dan sejumlah titik lainnya.
"Progres per tanggal 12 Agustus untuk segmen Purwo-Maguwo mencapai 47%," terang Rachmat pada Kamis (20/8/2026).
Menurut Rachmat, peningkatan capaian pembangunan salah satunya terlihat dari semakin masifnya pekerjaan konstruksi di area yang berada di dalam kawasan permukiman. Pekerjaan di area tersebut kini sudah memasuki tahap konstruksi elevated secara intensif.
"Iya, betul-betul, yang untuk di dalam itu sudah masif," jelasnya.
Konstruksi Elevated Dikebut
Pembangunan struktur melayang menjadi bagian penting dalam pengerjaan Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Maguwoharjo. Struktur tersebut membutuhkan sejumlah pilar penyangga yang dibangun pada titik-titik trase yang telah ditentukan.
Rachmat mengatakan pengerjaan struktur elevated di bagian dalam kawasan proyek kini sudah berlangsung secara masif.
"Iya, betul untuk yang di dalam itu sudah elevated-nya sudah masif," terangnya.
Selain pekerjaan di area dalam kawasan permukiman, pengerjaan konstruksi juga terus dilakukan di sekitar Ring Road Utara. Kawasan tersebut saat ini menjadi salah satu fokus pekerjaan proyek tol.
"Betul, yang saat ini fokusnya di area Ring Road," jelas Rachmat.
Dengan progres fisik yang telah mencapai 47%, PT Jasamarga Jogja-Solo masih memperkirakan segmen Purwomartani-Maguwoharjo dapat selesai pada 2027. Namun, target itu masih berupa perkiraan dari pihak pengelola proyek.
"Rencana kami sih mudah-mudahan di 2027 tapi masih perkiraan kami ya," tegasnya.
Ruas Tol Membentang 3,7 Kilometer
Segmen Purwomartani-Maguwoharjo merupakan bagian dari Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.1. Ruas ini menghubungkan Interchange Purwomartani dengan Ramp On/Off Maguwoharjo dan memiliki panjang trase sekitar 3,7 kilometer.
Struktur jalan bebas hambatan tersebut dirancang mayoritas dalam bentuk konstruksi melayang. Struktur elevated itu membentang dari kawasan Purwomartani, menyusuri Selokan Mataram hingga menuju Ring Road Utara.
Superintendent PT Daya Mulia Turangga (DMT), Dwi Yulianto, sebelumnya menjelaskan bahwa sebagian besar konstruksi pada ruas tersebut menggunakan struktur melayang.
"Mayoritas elevated ya. Hampir 100% elevated," tegas Dwi ditemui pada Kamis (9/4/2026).
Dari Purwomartani, trase tol akan bergerak ke arah barat menuju Maguwoharjo. Ujung ruas tersebut berada di kawasan Ramp On dan Ramp Off Maguwoharjo yang lokasinya berada di dekat Hotel Aveon.
"Ujung Maguwo nanti ada Ramp On-nya itu ada di sebelum Hotel Aveon, kemudian Ramp Off-nya kira-kira di seberangnya Aveon," tandasnya.
Pilar Tol Dibangun di Atas Selokan Mataram
Salah satu bagian konstruksi yang menjadi perhatian berada di sepanjang Selokan Mataram. Pada sekitar 1,4 kilometer pertama ruas Purwomartani-Maguwoharjo, pembangunan pilar tol difokuskan di area Selokan Mataram.
"Yang di area pertama itu kira-kira 1,4 kilometer itu di areanya Selokan Mataram. Di atas selokan," jelasnya.
Pilar penyangga jalan tol pada bagian tersebut dibangun di sisi kiri dan kanan Selokan Mataram. Pada titik tertentu, struktur pilar juga dapat bergabung menjadi satu.
"Betul, jadi ada yang kiri kanan, ada yang menjadi gabung jadi satu. Ya di pinggir [juga ada]. Karena Selokan Mataram kan jadi heritage ya, tentunya secara perencanaan kami hindari lah," terangnya.
Pembangunan struktur tol melayang juga berlanjut menuju kawasan Ring Road Utara. Trase tersebut kemudian berakhir di kawasan Maguwoharjo dengan fasilitas Ramp On dan Ramp Off di sekitar Hotel Aveon.
Perkembangan terbaru menunjukkan pekerjaan konstruksi pada segmen Purwomartani-Maguwoharjo tidak hanya berlangsung pada bagian trase yang berada di luar kawasan Ring Road. Pembangunan struktur elevated di kawasan dalam dan pekerjaan di sekitar Ring Road Utara juga menjadi bagian dari pengerjaan yang tengah dikebut.
Dengan capaian fisik 47% per 12 Agustus 2026, PT Jasamarga Jogja-Solo memperkirakan pekerjaan segmen Purwomartani-Maguwoharjo dapat tuntas pada 2027. Target tersebut masih bersifat perkiraan sebagaimana disampaikan pihak JMJ.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman imbang 1-1 Persita dalam uji coba. Pieter Huistra menilai fisik, taktik, dan mental pemain menunjukkan progres.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sekitarnya. BMKG menyebut gempa dangkal dipicu aktivitas Sesar Opak dan tak berpotensi tsunami.
Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dana investasi. Polisi akan memanggilnya pekan depan.