Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM Hadirkan Ruang Kolaborasi
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Suasana FGD Komitmen Keberlanjutan Pengelolaan Calon Geopark Nasional, Kamis (22/8/2024)./Istimewa
JOGJA—Hari ini, Kamis (22/8/2024), Badan Pengelola Geopark Jogja menggelar focus group discussion (FGD) bertajuk Komitmen Keberlanjutan Pengelolaan Calon Geopark Nasional.
FGD ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan verifikasi lapangan sebagai Calon Geopark Nasional yang telah dilaksanakan pada 21-25 Juli 2024.
FGD digelar secara hybrid (daring dan luring) dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Pemda DIY, Pemkot Jogja, Pemkab Kulonprogo, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pakualaman, Balai Konservasi Sumber Daya Alam DIY, Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, Balai Geospasial Pesisir dan Gumuk Pasir - Badan Informasi Geospasial, Badan Pengelola Geopark Jogja, Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Merapi, Merbabu, Menoreh Wilayah DIY, Pengelola World Heritage (Warisan Dunia), Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), dan Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN).
DIkutip dari keterangan resmi yang diterima Harianjogja.com, Kamis, FGD tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting, yaitu:
Pengelolaan Geopark Jogja akan dilakukan secara bijak dengan memperhatikan nilai keunikan geologi dan kelestariannya. Hal ini penting untuk menjaga dan melestarikan situs geologi yang memiliki nilai ilmiah dan budaya yang tinggi.
Upaya pelestarian tidak hanya fokus pada keanekaragaman hayati (biodiversity), tetapi juga pada keragaman budaya (cultural diversity). Pengelolaan ini akan dilakukan melalui kegiatan yang terencana dan berkelanjutan.
Geopark Jogja akan dikelola dengan mempertimbangkan kesatuan fenomena geologi penting suatu daerah, yang menjadi dasar dalam pembangunan berkelanjutan.
Pengelolaan Geopark Jogja akan melibatkan sinergi dengan berbagai pihak melalui tiga pilar utama, yakni konservasi, penelitian dan pendidikan, serta pemberdayaan perekonomian masyarakat setempat.
Manajemen pengelolaan yang berkesinambungan akan menjadi kunci dalam memastikan kelangsungan program ini.
Dengan ditandatanganinya Komitmen Keberlanjutan Pengelolaan Calon Geopark Nasional, diharapkan adanya sinergi yang terus berlanjut antara Badan Pengelola dan pihak-pihak terkait. FGD ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen dan sinergi antar-stakeholder dalam upaya menjadikan Geopark Jogja sebagai Geopark Nasional yang mampu melestarikan warisan geologi, hayati, dan budaya, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.