Mini Museum PSS Sleman Sajikan Nostalgia 50 Tahun Super Elja
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kapten PSS Sleman, Kim Kurniawan yang harus menjalani perawatan medis karena menderita cedera di bagian lutut kaki kiri./Istimewa-PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Sudah jatuh tertimpa tangga. Setelah melewati dua laga Liga 1 2024/2025 tanpa poin, ditambah dengan sanksi poin -3, PSS dipastikan akan kehilangan Kim Kurniawan, salah satu pemain andalannya di lini tengah selama beberapa bulan,
Kapten PSS Sleman itu dipastikan absen beberapa bulan ke depan karena mengalami cedera pada lutut kaki kiri.
Kim dilaporkan mengalami cedera seusai menghadapi Persebaya Surabaya, Minggu (11/8/2024) silam.
Dokter tim PSS, Lutfi Afifudin mengungkapkan bila sang kapten menderita cedera meniscus di lutut kaki kirinya sejak beberapa pekan lalu. "Cedera ini tidak muncul seketika. Kim sebenarnya sudah mulai merasa nyeri sejak beberapa pekan lalu. Namun, dia masih menjalani latihan bahkan bertanding melawan Persebaya di mana ada insiden yang menyebabkan kembali nyeri sehingga kemudian diperiksa" kata Lutfi di Lapangan Pakembinangun, Sabtu (24/8/2024).
Tim medis PSS kini tengah berupaya untuk memastikan cedera pemain bernomor punggung 23 tersebut dapat ditangani dengan cara paling tepat.
Sang kapten dijelaskan Lutfi bahkan harus menjalani operasi artroskopi. Syukurnya operasi tersebut berjalan dengan baik dan lancar. "Kami mendampingi Kim saat menjalani tindakan artroskopi untuk tata laksana definitifnya di RS Siloam. Setelah tata laksana definitif, biasanya akan diikuti dengan fase rehabilitasi untuk memastikan pemulihan yang sempurna," ucap Lutfi.
Setelah menjalani operasi artroskopi untuk memperbaiki cedera meniscus di lutut kaki kirinya Kim akan menjalani tahap penyembuhan berikutnya, yakni proses pemulihan. Lutfi memperkirakan sang kapten akan absen beberapa pulan ke depan. "Absennya diperkirakan cukup lama. Sekitar beberapa bulan ke depan karena cederanya cukup kompleks," jelasnya.
Beragam prosedur harus dijalani Kim selama proses pemulihan. Seperti tidak boleh bertumpu pada kaki yang cedera dan berbagai ketentuan lainnya.
"Pemulihannya bertahap, sementara tidak boleh bertumpu dengan kaki yang cedera dan latihan gerak terbatas dulu. Kemudian nanti weight-bearing mulai dari beban paling ringan, selanjutnya latihan jalan, lari, lompat, dan seterusnya," ujar dia.
Harapannya dengan penanganan yang tepat dan pemulihan yang optimal, Kim bisa kembali ke lapangan dengan kondisi yang lebih kuat dan stabil.
Pria kelahiran Muchlaker, Jerman itu juga meminta doa kepada PSS Fans untuk pemulihannya berjalan dengan baik. "Puji Tuhan kemarin sudah menjalani operasi dan berjalan lancar. Target saya semoga saya bisa kembali bermain pada putaran kedua liga bersama PSS," ungkap Kim.
Kim juga meminta doa kepada para fans agar bisa segera kembali merumput bersama Super Elja. "Saya juga meminta doa dari PSS Fans agar bisa segera sembuh dan kembali ke lapangan hijau. Semoga juga PSS bisa kembali bangkit dan meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.