Blackout Sumatera Diselidiki, Polisi Periksa Kabel SUTET Putus
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL—Lima proyek diluncurkan Pemkab Bantul untuk menyokong program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini berupa perubahan yang dilakukan pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
"Saya harap, proyek-proyek perubahan ini akan dapat memecahkan masalah yang ada, dan dapat menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat peluncuran proyek perubahan tersebut di Bantul, Selasa (27/8/2024). Lima proyek perubahan pada OPD di Kabupaten Bantul yaitu:
Proyek ini untuk mengentaskan pengangguran.
Yaitu proyek mitigasi bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Yaitu proyek untuk menangkap peluang emas potensi perikanan Bantul.
Yaitu untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pelayanan kesejahteraan sosial.
Untuk peningkatan akuntabilitas pemerintah kalurahan di Bantul.
BACA JUGA: Proyek Tol Jogja-YIA, 267 Bidang Tanah di Kulonprogo Sudah Dinilai Tim Appraisal
Proyek proyek perubahan itu dilakukan karena melatarbelakangi masyarakat Kabupaten Bantul yang terus bergerak dinamis dari berbagai sisi serta keberadaan bentang alam yang sangat komplit tentu memberikan tantangan dan beragam potensi.
"Proyek-proyek perubahan ini bukan sekadar formalitas, namun aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membawa manfaat seluas-luasnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bantul Gunawan Budi Santoso mengatakan, inovasi merupakan kata kunci dalam upaya menyukseskan program pembangunan, karena inovasi dapat menghadirkan solusi untuk berbagai masalah.
"Inovasi mengatasi berbagai tantangan yang ada, serta dengan inovasi pula untuk mengoptimalkan peluang-peluang emas yang ada, sehingga akan menjadi akselerator terwujudnya masyarakat Bantul yang harmonis, sejahtera dan berkeadilan," katanya.
Dia juga mengatakan, proyek perubahan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kinerja keseluruhan OPD di lingkungan Pemkab Bantul.
"Selain itu, acara ini juga dapat memberikan informasi yang aktual kepada para mitra di OPD agar dapat memberikan implikasi positif terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bantul," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 25 Mei 2026 terpantau stabil.
Kelurahan Pakuncen menggelar pelatihan sablon kaos untuk meningkatkan keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga.