Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Agenda bedah buku berjudul Jalan Cinta Para Pejuang yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Gamping, Rabu (28/8/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Ketua Tim Bedah Buku Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Sri Wahyudi, mengajak generasi muda untuk gemar membaca buku.
Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara bedah buku berjudul Jalan Cinta Para Pejuang di SMA Negeri 1 Gamping, Sleman, Rabu (28/8/2024).
Dia menjelaskan, dengan bedah buku diharapkan bisa meningkatkan minat baca di masyarakat. Terlebih lagi, selama dua tahun beruntun, Provinsi DIY menduduki peringkat tertinggi di Indonesia dalam budaya membaca. “Prestasi ini yang coba dipertahankan. Karena itu, kami mengajak generasi muda untuk gemar membaca. Sisihkanlah waktu 10-15 menit untuk membaca buku setiap hari, nanti akan merasakan manfaatnya,” katanya, Rabu.
Wahyudi mengungkapkan upaya meningkatkan minat baca tidak hanya melalui bedah buku. Pasalnya, sarana perpustakaan di sekolah juga sudah terakreditasi dengan koleksi buku yang bertambah setiap tahunnya. “Ini juga bisa dimanfaatkan karena dengan membaca buku maka pengetahuan yang dimiliki juga semakin luas,” katanya.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan informasi sangat membantu dalam upaya peningkatan budaya membaca. Pasalnya, program tidak hanya dilakukan melalui kegiatan tatap muka seperti bedah buku, tapi juga bisa mengakses perpustakaan digital melalui apilkasi i-Jogja.
“Tinggal mengunduh bisa langsung meminjam buku sesuai dengan pilihan secara gratis. Buku yang dipilih ada di aplikasi selama tiga hari dan akan terhapus secara otomatis, tapi kalau mau perpanjang juga bisa sehingga ada tambahan waktu untuk membacanya,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan. Menurut dia, tujuan utama penyelenggaraan bedah buku untuk meningkatkan budaya minat baca di masyarakat DIY. “Peringkat DIY tertinggi di Indonesia, tapi masih butuh ditingkatkan lagi. Salah satu upaya yang dilakukan melalui program bedah buku ini,” katanya.
Dia mengatakan, tema buku yang dibedah di setiap lokasi berbeda. Adapun buku yang dibedah di SMA Negeri 1 Gamping berjudul Jalan Cinta Para Pejuang. Diharapkan melalui program ini, para pelajar bisa terus belajar serta mengambil nilai manfaat dari buku yang dibahas.
“Temanya menarik dan memberikan pelajaran yang berharga karena berkaitan dengan cinta kasih. Namun, yang terpenting harus diingat bahwa cinta yang dimiliki tidak boleh melebihi dari cinta kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.