PDI Perjuangan DIY Gelar Tahlil Tujuh Hari Wafatnya Guruh Soekarnoputra
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY
Bakal pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim-Aris Suharyanta disambut tarian saat tiba di Situs Petilasan Gilanglipuro, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak untuk berdoa bersama dan pernyataan dukungan pencalonan, Rabu (28/8/2024)./Istimewa
BANTUL—Bakal pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim-Aris Suharyanta (Halim- Aris) resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat bakal calon ke Kantor KPU Bantul, Rabu (28/8/2024) pukul 10.00 WIB.
Sebelum mendaftar, Halim-Aris menggelar doa bersama dan pernyataan dukungan pencalonan di Situs Petilasan Gilanglipuro, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.
Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta tiba di Situs Petilasan Gilanglipuro sekitar pukul 07.30 WIB. Keduanya datang bersama dan didampingi oleh istri masing-masing.
Setiba di lokasi, Halim dan Aris langsung menemui sejumlah pendukungnya, baik warga maupun perwakilan dari partai pengusung. Setelah itu, Halim dan Aris masuk ke dalam area Petilasan Gilanglipuro.
Di dalam petilasan, Halim dan Aris langsung berdoa. Setelah berdoa, keduanya keluar area petilasan untuk mengikuti acara dukungan pencalonan Halim-Aris sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul di Pilkada Bantul 2024. Prosesi pernyataan dukungan diawali dengan penampilan tari tradisional dan doa lintas agama.
Bakal calon Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan dipilihnya lokasi dukungan paslon di Petilasan Gilanglipuro tidak lepas dari sejarah berdirinya Mataram Islam, di mana di petilasan tersebut Raja Mataram Islam pertama yakni Danang Sutawijaya yang kemudian dikenal sebagai Panembahan Senopati menerima mandat dari Ki Ageng Pemanahan untuk bermeditasi, berzikir dan berdoa hingga akhirnya mendapatkan wahyu untuk mendirikan Kerajaan Mataram Islam.
"Spirit dan kesungguhan dari Panembahan Senopati dalam menjalankan mandat inilah yang menjadi spirit bagi kami untuk membulatkan tekad berjuang jika nantinya menerima mandat dari rakyat," kata Halim.

Pada gelaran dukungan, bakal paslon yang didukung oleh 11 partai baik parlemen maupun nonparlemen, yakni PKB, Gerindra, PAN, Nasdem, PKN, Golkar, PSI, Gelora, Partai Buruh, Partai Garuda dan Partai Hanura ini sengaja mengambil jargon, Rawe-rawe Rantas, Kerja Harus Tuntas. Halim mengaku dengan jargon tersebut dirinya bertekad melanjutkan ikhtiar politiknya untuk menuntaskan pembangunan di Bantul, utamanya dalam hal infrastruktur.
Atas dasar ini, Halim sengaja menggandeng Aris Suharyanta yang merupakan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul sebagai calon wakil bupati. "Kami mengangkat tema Bangun Bantul Soko Kampung. Ada tiga fokus yang ingin kami kerjakan, pertama ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup dan menuntaskan infrastruktur baik perdesaan maupun perkotaan," katanya.

Pernyataan dukungan dan doa bersama diakhiri dengan penyerahan setir mesin pengaduk semen dan tuas engkol disel kepada Abdul Halim dan Aris Suharyanta. Keduanya bersama dengan rombongan kemudian langsung menuju Kantor KPU Bantul untuk menyerahkan berkas-berkas pendaftaran bersama ratusan simpatisan.
Sebelum sampai tiba di Kantor KPU Bantul, rombongan Halim-Aris melakukan aksi jalan kaki dari perempatan Palbapang ke arah utara ke Kantor KPU Bantul. Setelah berjalan selama setengah jam, rombongan Halim-Aris sampai di Kantor KPU Bantul sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut oleh Ketua KPU Bantul, Joko Santosa dan komisioner KPU lainnya. "Kami menerima dokumen syarat pencalonan bakal paslon. Setelah ini akan kami lakukan proses pengecekan," kata Joko Santosa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.