Menteri Wihaji Soroti Fatherless, DIY Jadi Contoh Penguatan Keluarga
DIY dipilih menjadi titik awal kampanye kesehatan mental keluarga nasional. Menteri Wihaji menyoroti 25% anak Indonesia mengalami fatherless.
artai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY telah menetapkan bakal calon yang diusung dalam Pilkada di 5 kabupaten dan kota di DIY. Menariknya, partai ini sepakat untuk berkoalisi dengan PDIP di 3 kabupaten. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY telah menetapkan bakal calon yang diusung dalam Pilkada di 5 kabupaten dan kota di DIY. Menariknya, partai ini sepakat untuk berkoalisi dengan PDIP di 3 kabupaten.
Ketiga kabupaten tersebut antara lain Bantul, PKS melabuhkan dukungan untuk pasangan Joko Budi Purnomo dengan Rony Wijaya Indra Gunawan. Joko adalah kader PDIP yang telah menjabat sebagai Wakil Bupati Bantul inkamben. Kemudian di Kulonprogo PKS berkoalisi dengan PDIP untuk mendukung pasangan Novida Kartika Hadhi dan Rini Indriani.
BACA JUGA : Last Minute, PAN Bermanuver Tarik Usung Paslon Halim-Aris di Pilkada Bantul
Sedangkan di Sleman menetapkan dukungan untuk Harda Kiswaya dan Danang Maharsa yang juga diusung PDIP. Penyerahan SK rekomendasi ketiga paslon ini dilakukan pada Rabu (28/8/2024) pagi.
"Ini mengejutkan juga bagi kami, bisa menyerahkan SK ke pasangan calon yang berkoalisi dengan PDIP di hari yang sama. Harapannya, PKS dapat menjadi kekuatan untuk memenangkan semua pasangan calon yang kami usung," kata Ketua DPW PKS DIY Agus Mas'udi dalam rilisnya.
Joko Purnomo mengaku lega sekali diusung oleh PKS, karena sudah sejak lama kami berkomunikasi dengan PKS di Bantul. Ia berharap koalisi itu bisa memberikan manfaat bagi warga Bantul ke depan. "Dalam membangun Indonesia kita tidak bisa hanya mengandalkan satu warna saja, makanya kita berkoalisi," katanya.
Sebelumnya PKS telah menyerahkan dukungan untuk pasangan Muhammad Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo di Pilkada Kota Jogja dan pasangan Profesor Sutrisna Wibawa dan Sumanto untuk Pilkada Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dipilih menjadi titik awal kampanye kesehatan mental keluarga nasional. Menteri Wihaji menyoroti 25% anak Indonesia mengalami fatherless.
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Momen haru Soekarno Run 2026 Solo, Ahmad Luthfi dorong putranya di ajang lari, kirim pesan kuat tentang inklusivitas.
Prabowo targetkan BUMN tinggal 250 perusahaan tanpa PHK. Perampingan berpotensi hemat hingga Rp50 triliun per tahun.
Sebanyak 2.935 atlet ikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 di Semarang, jadi ajang pembinaan atlet muda berprestasi.
Daftar 32 besar Piala Dunia 2026 mulai lengkap. Tim unggulan lolos, kuda hitam bikin kejutan di fase gugur.