Apa Itu Gelombang Panas? BMKG Jelaskan Fenomena yang Landa Eropa
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, BANTUL— DPD PKS dan DPD PAN Bantul mengaku belum bisa memastikan akan berkoalisi dengan partai apa saat Pilkada Bantul 2024.
Sebab, sampai saat ini, komunikasi politik antarpartai masih cair, dan semua partai masih berpeluang untuk berkoalisi pada Pilkada 2024.
Ketua DPD PAN Bantul Wildan Nafis mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan terkait dengan koalisi partai pada Pilkada 2024. Begitu juga terkait dengan pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul, sampai saat ini, PAN Bantul belum membuka pendaftaran.
"Soal itu, nanti kita rapatkan internal lagi. Jadi setelah rapat internal, baru ada kepastian kapan kita buka pendaftaran. Sejauh ini komunikasi kami dengan partai lain juga masih cair," kata Wildan, Rabu (24/4/2024).
Wildan mengakui pada Pilkada 2024 pihaknya mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lainnya. Sebab, pada Pemilu 2024, PAN hanya mendapatkan dua kursi di DPRD Bantul. Padahal, syarat mengusung bacalon adalah minimal didukung 9 partai politik.
"Yang pasti kami harus koalisi. Dan semua peluang itu masih ada. Sekarang ini kan masih tahap awal," papar Wildan.
Baca Juga
Pilkada Bantul 2024, Abdul Halim Muslih hingga Pj Bupati Kuala Ambil Formulir di DPD Golkar
Tiga Orang Melamar Jadi Bupati Bantul dan Lima Jadi Wakil Bupati, Kenali Namanya
Demokrat Bantul Mulai Jaring Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2024
Sementara Ketua DPD PKS Bantul Agung Laksmono mengaku sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan partai lainnya. Hanya, ia belum bisa memastikan partai politik mana yang nantinya berkoalisi dengan partainya.
"Sampai saat ini belum ditentukan. Sementara kan calon internal yang sudah dilakukan penjaringan, yakni ada pak Amir Syarifudin, Arif Rahman Hakim, dan Agung Laksmono," kata Agung.
Tapi, upaya untuk membuka pendaftaran eksternal, saat ini kata Agung tengah dirumuskan. Selain itu, komunikasi informal antarpartai politik pun terus dilakukan. "Termasuk apakah tiga calon internal ini apakah nanti harus AB1 atau AB2, ini semua kan saat ini masih cair," ucap Agung.
Poros Ketiga
Menurut Agung, dengan perolehan 6 kursi di DPRD Bantul, masih memungkinkan bagi PKS nantinya membuat poros ketiga dengan berkoalisi dengan salah satu partai mengusung bakal calon sendiri. Tapi, Agung mengaku sampai saat ini, wacana membentuk poros ketiga masih terus berkembang dan dikomunikasikan.
"Apakah nanti satu calon, dua calon atau tiga calon, semua bisa terjadi. Artinya semua tergantung dinamika di lapangan," papar Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Harga emas Pegadaian 1 Juli 2026 turun untuk Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar harga terbaru semua ukuran emas batangan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 1 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
UII, SEAMEO BIOTROP, dan SEAQIM mendorong ekonomi sirkular berbasis STEM-ESD untuk mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 1 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
BTNGM memastikan pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas erupsi masih tinggi.