Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Gedung DPRD Sleman./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Pimpinan Sementara DPRD Sleman memastikan urusan pembentukan fraksi telah selesai. Rencananya pada Jumat (6/9/2024) dilaksanakan rapat paripurna penyampaian nama, pimpinan dan anggota fraksi.
Ketua Sementara DPRD Sleman, Gustan Ganda, mengatakan ada delapan fraksi yang terbentuk di struktur keanggotaan DPRD Sleman periode 2024-2029. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan fraksi yang dibentuk di keanggotaan periode 2019-2024.
“Pada periode 2019-2024 hanya ada tujuh fraksi karena Nasdem dan PPP bergabung dengan Fraksi Golkar. Tapi, sekarang kedua partai memilih untuk membentuk fraksi gabungan sendiri,” kata Gustan, Selasa (3/9/2024).
BACA JUGA: Terima Uang Ganti Rugi Tol, Warga Sendangadi Diberi Waktu 2 Bulan Kosongkan Rumah
Karena itu, fraksi di DPRD Sleman 2024-2029 terdiri dari PDI Perjuangan, PKB, PKS, Gerindra, PAN dan Golkar. Sedangkan Nasdem dan PPP bergabung membentuk Fraksi Nasdem-PPP karena keduanya tidak bisa membentuk fraksi sendiri. “Urusan fraksi sudah selesai karena seluruh partai sudah menyerahkan surat pembentukan,” kata Gustan.
Rencananya, fraksi di DPRD Sleman diresmikan dalam rapat paripurna yang diselenggaarakan pada Jumat. Adapun agendanya penyampaian nama, pimpinan dan anggota dari masing-masing fraksi. “Urusan fraksi sudah selesai, tapi pimpinan sementara masih memiliki tugas untuk merampungkan pengisian pimpinan DPRD definitif,” katanya.
Sekretaris DPRD Sleman, Muhammad Aji Wibowo, mengatakan dalam pengisian pimpinan definitif sudah ada dua parpol yang menyerahkan nama ke kesekretariatan. Meski demikian, untuk dua partai atau nama yang dikirimkan belum bisa mengungkapkan karena kewenangan ada di pimpinan sementara. “Menunggu lengkap terlebih dahulu. Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah terisi semuanya, dengan komposisi satu ketua dan tiga wakil ketua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Kemnaker membuka pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026 dengan dana Rp5 juta untuk mendukung usaha mandiri masyarakat.
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.