Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi cuaca panas,./ Ist - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Badan Meteorologi, Klimatolog, dan Geofisika mengungkap penyebab suhu udara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terasa panas dan bikin gerah akhir-akhir ini.
Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG DIY Etik Setyaningrum menjelaskan secara umum wilayah DIY sampai dengan awal Oktober masih dalam periode musim kemarau dan pada Oktober ini merupakan masa transisi atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang disebut pancaroba.
Dari hasil pemantauan, kata Etik, gerak semu matahari yang sudah bergerak ke BBS (Belahan Bumi bagian Selatan) yang erat hubungannya dengan masa transisi (peralihan) dari musim kemarau ke musim hujan yang mana potensi meningkatkan perawanan.
“Tercatat dari pengamatan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta kelembaban udara maximum 92 % yang relatif cukup tinggi kandungan uap airnya, hal ini mendukung dalam proses pembentukan awan,” jelasnya, Kamis (3/10/2024).
BACA JUGA: Penyebab Suhu Udara di Jogja Terasa Panas, Ini Penjelasan BMKG
“Dari beberapa fenomena tersebut mendukung kondisi cuaca berawan pada siang hingga malam mempengaruhi radiasi balik energi panas ke atmosfer yang tertahan oleh adanya awan-awan, sehingga yang kita rasakan cuaca panas atau gerah,” ungkap Etik.
Terkait dengan kondisi cuaca tersebut, Etik mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik karena fenomena itu merupakan hal yang wajar terjadi di bulan Oktober.
“Yang perlu dilakukan selalu menjaga kesehatan pada masa peralihan ini dengan memperbanyak mengkonsumsi air putih supaya tidak dehidrasi karena kondisi cuaca yang panas. Bila bepergian pada siang hari memakai tabir surya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.