Dampak Gempa NTT M7,7: 47 Orang Tewas, 5.000 Warga Mengungsi
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
Foto ilustrasi kegiatan perkuliahan sumber daya pariwisata. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kekayaan budaya dan kekayaan alam menjadi produk porto folio produk pariwisata di Indonesia yang sangat potensial. Oleh karena itu butuh sumber daya manusia (SDM) lintas sektor dalam pengembangannya.
Pakar Pariwisata Tonny Hendratono menilai potensi pariwisata di Indonesia sangat tinggi, oleh karena itu jika digarap dengan baik maka sektor ini akan menjadi emas dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Di antaranya Indonesia memiliki produk portofolio parwisata yang beragam, di mana 60% di antaranya budaya yang sangat beragam. Begitu juga dengan kekayaan alam dengan produk porto folio 35% dan 5% produk pariwisata lain-lain.
Selain itu indeks daya saing pariwisata Indonesia meningkat signifikan pada 2020 di urutan ke-32 dunia. Pada 2024 meningkat di peringkat ke-22 dunia. Modal selanjutnya bagi pariwisata Indonesia adalah keramahtamahan yang bisa digunakan dalam kompleksitas berbagai layanan wisata.
"Potensi ini kalau dikembangkan dengan baik, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku bisnis dan unsur masyarakat. Pariwisata akan jadi ujung tombak sektor pembangunan di Indonesia," katanya dalam kuliah perdana mahasiswa Pascasarjana, Sabtu (5/10/2024).
Ia menegaskan sektor pariwisata butuh sinergi banyak pihak. Merupakan suatu industri yang sangat tergantung dengan sektor lain dan tidak bisa berdiri sendiri. "Misalnya pariwisata tidak akan bisa maju jika tidak ada dukungan dari masyarakat, masyarakat harus sadar wisata, dukungan dari pemerintah, termasuk akademisi," kata Direktur Pascasarjana Stipram Jogja ini.
Oleh karena itu SDM pariwista harus terus dipersiapkan. Menurutnya saat ini jumlah SDM terus meningkat di tengah tingginya kebutuhan untuk sektor pariwisata. Ia mengatakan perguruan tinggi penyelenggara program doktor bidang pariwisata di Indonesia baru ada 4 yaitu UGM, Udayana, Universitas Trisakti dan Stipram. Peminatnya sangat tinggi baik dari kalangan ademisi maupun praktisi pariwisata. Mereka berlatar belakang dari PTS maupun PTN di seluruh Indonesia.
"Bahkan untuk angkatan 2025 sudah ada pendaftar karena tempatnya terbatas maka tentu tidak bisa semua diterima dan sisanya akan masuk di angkaan 2026," ujarnya.
Ketua Stipram Jogja Suhendroyono mengungkap SDM pariwisata saat ini kebutuhannya sangat tinggi sejalan dengan pengembangan pariwisata yang terus digalakkan. Oleh karena itu perguruan tinggi turut memegang peranan penting dari beberapa unsur pentahelix tersebut.
"Sehingga kami sudah selalu berusaha menyiapkan SDM pariwisata yang berkompeten. Karena dengan SDM tentu akan memberikan sumbangsih yang lebih besar terhadap pengembangan pariwisata di Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.