Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Dunia digital - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja meraih penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DGTI) Tahun 2024 sebagai pemerintah kabupaten/kota terbaik di DIY dan terbaik keempat nasional pada Jumat (11/10/2024) di Auditorium MM UGM.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nezar Patria dan diterima PJ Walikota Jogja, Sugeng Purwanto. Nezar Patria menuturkan GM-DGTI mendorong digitalisasi pemerintahan daerah.
BACA JUGA: Ruang Terbuka Hijau Publik di Jogja Belum Ideal, Area Ini Jadi Bidikan Pemkot Jogja
“Sebagai salah satu upaya untuk mendorong akselerasi transformasi digital di pemerintah daerah maupun kota dan kabupaten. Melalui penghargaan GM-DGTI ini kita berharap akan semakin banyak praktik baik di pemerintah daerah maupun kota dan kabupaten dalam akselerasi transformasi digital pemerintahan,” ujarnya.
Sugeng Purwanto mengatakan transformasi digital dalam sistem pemerintahan merupakan satu kebutuhan yang tidak dapat terelakkan seiring perkembangan zaman. Termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
“Digitalisasi pelayanan merupakan sebuah jawaban konkret untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di mana pelayanan publik saat ini harus cepat, tepat dan akurat sehingga transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan ini menjadi hal yang harus terus dikembangkan,” katanya.
Pihaknya berharap dengan penghargaan tersebut, Pemkot Jogja bisa terus mempertahankan dan meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik berbasis digital dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Jogja, Ignatius Trihastono, menjelaskan salah satu bentuk transformasi digital di Pemkot Yogyakarta adalah melalui inovasi Jogja Smart Service (JSS) yang merupakan aplikasi layanan publik terpadu dan terintegrasi.
“Inovasi pada dasarnya diciptakan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan yang ada. SepertI aplikasi JSS yang hadir di tahun 2018, berangkat dari visi untuk menyederhanakan layanan publik melalui digitalisasi. Konsep seperti inilah yang dibutuhkan di masa sekarang, layanan masyarakat yang jauh lebih sederhana, cepat, dan tidak memakan biaya tinggi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Film dokumenter Melania Trump jadi film terburuk 2026 dengan rating 1,6 IMDb. Simak daftar 9 film rating terendah sepanjang tahun ini.
WhatsApp tidak bisa kirim foto? Gunakan Telegram, Google Drive, atau Gmail sebagai alternatif untuk berbagi gambar dan dokumen dengan cepat dan aman.
Singapura debut jersey Adidas vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Simak 3 kekuatan The Lions dan duel kunci Hariss Harun vs Thom Haye.
Dishub Kulonprogo memperketat evaluasi fasilitas dan pelayanan di Terminal Ngeplang dan Terminal Brosot untuk meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi umum
Simak 10 rekomendasi mobil keluarga paling nyaman 2026, mulai Toyota Innova Zenix, Nissan Serena e-Power, Xpander, hingga Alphard lengkap dengan harga dan fitur