RUU Pemilu Dibahas, Pemerintah Siapkan Isu Parliamentary Threshold
Pemerintah menyiapkan isu strategis untuk pembahasan RUU Pemilu bersama Panja DPR, termasuk parliamentary threshold, dapil hingga AI.
Gedung di kawasan Kotabaru, Kota Jogja, Kamis (2/3/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Registrasi arsip kawasan Kotabaru, Kota Jogja diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Usulan ini segera disampaikan oleh Pemerintah Kota Jogja.
"Tujuan registrasi MKB untuk membangun basis data dalam upaya mendorong peningkatan akses universal terhadap arsip warisan dokumenter Kawasan Kotabaru," ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja Afia Rosdiana dalam keterangannya di Jogja, Jumat (12/11/2024).
Menurut dia, Kotabaru sebagai kawasan cagar budaya dipilih karena dari sisi historis di wilayah itu banyak terjadi peristiwa penting perjalanan sejarah bangsa dan Kota Jogja.
Lembaga kearsipan Kota Jogja mulai tahun 2024 menjalankan program registrasi arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa dengan tematik Kawasan Kotabaru.
"Jadi arsip-arsip terkait yang tersebar di berbagai lembaga baik pemerintah maupun organisasi lainnya dan perorangan terselamatkan dari risiko musnah atau hilang," ujar Afi.
BACA JUGA: Ratusan Alat Peraga Kampanye di Kota Jogja Diduga Melanggar Aturan
Melalui registrasi MKB kawasan Kotabaru, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap arsip, sekaligus bisa menjadi pengetahuan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Afi menjelaskan, dalam konteks historis, Kotabaru menjadi saksi peristiwa-peristiwa penting dan sejarah Kota Jogja sekaligus menjadi tonggak pencapaian besar pembangunan kawasan hunian modern pada masa kolonial.
Pada masa penjajahan Jepang, Kotabaru menjadi kawasan hunian dan aktivitas militer.
"Kotabaru juga menjadi saksi atas perjuangan masyarakat Jogja dalam mempertahankan kemerdekaan dalam peristiwa Penyerbuan Kotabaru," kata dia.
Afi menuturkan MKB adalah sebuah deposit arsip yang memuat informasi yang beraneka rupa.
Saat ini, pihaknya masih mencari dan menelusuri arsip-arsip terkait untuk pengusalan MKB kawasan Kotabaru.
Beberapa arsip yang sudah ada untuk mendukung MKB kawasan Kotabaru antara lain arsip tentang pembentukan kawasan Kotabaru di masa lalu dan arsip tata letak kawasan Kotabaru yang memiliki konsep perkotaan dan konsep taman di awal pembangunan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja juga telah mengumumkan pencarian daftar arsip terkait Kotabaru yaitu Surat Keputusan Walikotapraja Jogja sekitar 1964-1969 tentang penetapan nama Jalan Yos Sudarso di sekitar Stadion Kridosono dan arsip terkait dengan pembangunan jalan di sekitar kawasan Kotabaru, Kota Jogja dari tahun 1917 sampai sekarang. "Rencananya pengusulan MKB Kawasan Kotabaru pada awal 2025," ujar Afia Rosdiana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan isu strategis untuk pembahasan RUU Pemilu bersama Panja DPR, termasuk parliamentary threshold, dapil hingga AI.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Gempa M 4,6 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Selasa dini hari. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami dan mengingatkan mitigasi.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia di Masjid Temon, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengajak siswa SMPN 3 Kokap menjauhi judi online, radikalisme, dan perundungan serta melanjutkan pendidikan.