BPJS Kesehatan Kucurkan Rp100 Triliun untuk Kasus Penyakit Jantung
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantulmencatat ada 217 laporan kejadian kebakaran hingga pekan pertama Oktober 2024.
"Jumlah penanganan kebakaran oleh BPBD Bantul selama tahun 2024 sampai 7 Oktober berjumlah 217 kejadian di Bantul dalam WMK (Wilayah Manajemen Kebakaran)," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul Irawan Kurnianto saat dikonfirmasi di Bantul, Minggu, dilansir dari Antara
Selain dalam WMK di Bantul, kata dia, selama lebih dari sembilan bulan tersebut BPBD Bantul juga menangani 23 kejadian di Kabupaten Bantul luar WMK, kemudian 14 kejadian di luar wilayah Kabupaten Bantul.
"Penyebab kebakaran di Bantul karena membakar sampah dan barang bekas sebanyak 123 kejadian. Melihat data, memang potensi tertinggi kebakaran karena sampah," katanya.
Penyebab berikutnya, kata dia, karena korsleting listrik sebanyak 47 kejadian, akibat kelalaian manusia berjumlah 35 kejadian, karena kebocoran gas berjumlah 16 kejadian, akibat kesengajaan empat kejadian, serta penyebab belum diketahui 29 kejadian.
BACA JUGA: Kebakaran Mendominasi Kasus Kebencanaan di Bantul di Musim kemarau
Oleh karena itu pihaknya mengimbau masyarakat agar mewaspadai kebakaran akibat pembakaran sampah dan jika terpaksa mengelola sampah secara mandiri dengan dibakar harus memperhatikan beberapa hal.
"Waktu pembakaran jangan memilih saat angin berhembus kencang, jangan meninggalkan bara api yang masih menyala, jauhkan pembakaran dari barang-barang yang mudah terjadi pembakaran dan perambatan," katanya.
Lebih lanjut dia juga mengatakan akibat kejadian kebakaran di wilayah Bantul tersebut kerugian materiil mencapai Rp1,88 miliar untuk kejadian di wilayah Bantul dalam WMK.
Kemudian kerugian sebesar Rp199,7 juta untuk kerugian kebakaran di Kabupaten Bantul luar WMK, serta kerugian sebesar Rp290 juta untuk kejadian kebakaran di luar wilayah Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Politik uang di Magelang dicegah lewat 41 Desa Anti Politik Uang dan tujuh Desa Pengawasan dengan penguatan peran masyarakat.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.