Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Jambi, 6 Pesawat Delay
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyebut bahwa kasus kebakaran mendominasi kejadian kebencanaan di Bumi Projotamansari selama musim kemarau 2024.
"Iya kebakaran mendominasi, faktor utama karena memang cuaca terik panas dan kering membuat potensi terjadinya kebakaran cukup tinggi," kata Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul Irawan Kurnianto saat dikonfirmasi di Bantul, Sabtu.
Menurut dia, faktor lainnya potensi kejadian kebakaran cukup tinggi di Bantul karena adanya permasalahan dalam pengelolaan sampah yang belum baik, membuat banyak menimbulkan terjadinya kebakaran.
Oleh karena itu, kata dia, sehingga jika terpaksanya mengelola sampah secara mandiri dengan dibakar harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya waktu pembakaran jangan memilih saat angin berhembus kencang.
"Jangan meninggalkan bara api yang masih menyala, jauhkan pembakaran dari barang-barang yang mudah terjadi pembakaran dan perambatan api," katanya.
BACA JUGA: Hingga September 2024 Ada 182 Kebakaran di Bantul, Kerugian Rp1 Miliar
Pihaknya juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejadian kebakaran dan bencana lainnya, dengan mencari informasi kepada lembaga resmi dan jangan percaya isu yang meresahkan dan menyesatkan.
"Upaya BPBD tetap sama, dengan mengimbau masyarakat melalui jejaring media sosial dan juga relawan untuk pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing," katanya.
Berdasarkan infografis kejadian kebencanaan selama bulan September 2024, tercatat ada 60 kejadian kebencanaan, terbanyak adalah kebakaran sebanyak 52 kejadian, kemudian sisanya kejadian pohon tumbang dan angin kencang.
Kejadian kebakaran di wilayah Bantul tersebut meliputi kebakaran lahan berjumlah 22 kejadian, kebakaran rumah ada tujuh kejadian, kebakaran tempat usaha tiga kejadian, dan kebakaran jaringan listrik satu kejadian, serta kebakaran objek lain lain berjumlah 19 kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.