Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Peremian Kampung Zakat Balong, Girisubo, Gunungkidul, oleh Kemenag./ Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kementerian Agama (Kemenag) meresmikan Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, sebagai Kampung Zakat. Kampung Zakat Balong merupakan wilayah ke-557 yang diresmikan Kemenag sejak 2018.
Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, dalam keterangannya Kamis (17/10/2024) mengatakan bahwa di Kalurahan Balong masyarakatnya memiliki potensi sosial, dibuktikan dengan adanya respon yang baik terhadap kebijakan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.
Nurhuda menuturkan, ditetapkannya Kalurahan Balong sebagai Kampung Zakat dapat di-branding dengan obyek wisata yang ada disekitar
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, dalam keterangannya mengatakan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara optimal melalui zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Meskipun Indonesia bukan negara Islam, kata Waryono, undang-undang zakat memfasilitasi umat Muslim untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Menurutnya, zakat yang disalurkan langsung kepada mustahik berdampak kecil dibanding jika disalurkan melalui lembaga resmi.
"Jika zakat disalurkan langsung kepada mustahik, dampaknya tidak besar. Namun, dengan lembaga zakat, distribusi zakat bisa sampai ke wilayah yang lebih membutuhkan seperti NTT dan Maluku Ambon," ujarnya.
Waryono menyoroti potensi besar yang belum tergali di Gunungkidul, yang merupakan wilayah yang sering mengalami kekeringan. Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan teknologi menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi SDA lokal.
"Wilayah berbatu dan tandus bukan berarti tidak ada potensi. Melalui penguasaan ilmu dan teknologi, masyarakat bisa mengembangkan SDA mereka," kata Waryono.
BACA JUGA: Potensi Zakat DIY 2,2 Triliun, Namun yang Terealisasi Hanya Segini
Ia juga mengungkapkan pentingnya penguasaan teknologi bagi masyarakat. "Investasi pada SDM adalah investasi terbaik. Kita perlu meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan guru agar generasi berikutnya mampu memaksimalkan potensi SDA melalui teknologi modern," lanjutnya.
Model Pemberdayaan Zakat
Kampung Zakat Balong diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang bisa ditiru daerah lain. Waryono berharap sinergi antara Baznas, LAZ, dan masyarakat setempat dapat memastikan keberhasilan program ini.
"Gunungkidul harus di-branding ulang agar lebih dikenal. Meski wilayahnya tandus, ada potensi besar yang luar biasa di sini," ungkapnya.
Waryono pun mendorong agar Gunungkidul mengikuti jejak negara maju seperti Singapura dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan wilayah. Ia juga mengusulkan agar Baznas dan LAZ mendatangkan tenaga pendidik berkualitas ke Kampung Zakat Balong.
"Meskipun Singapura kecil, mereka berkembang pesat karena teknologi dan pengelolaan yang baik. Indonesia, dengan sumber daya alam yang melimpah, seharusnya bisa lebih maju jika dikelola dengan teknologi yang tepat," tambahnya.
Pengentasan Kemiskinan
Lebih lanjut Waryono mengatakan secara nasional, potensi zakat Indonesia terus berkembang. Pada 2023, pengumpulan zakat nasional mencapai Rp32 triliun. Waryono menekankan, validitas data mustahik penting agar zakat dapat disalurkan tepat sasaran dan memberi dampak maksimal.
"Dengan gerakan zakat yang semakin kuat, kita bisa berkontribusi lebih besar dalam mengentaskan kemiskinan. Data yang valid adalah kunci agar zakat bisa disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.
Waryono mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat. "Modal sosial kita luar biasa, dan itu kekuatan utama kita. Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita bisa mencapai kemakmuran bersama," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.