Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Mengejar target swasembada pangan, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman meningkatkan kapasitas sumber daya manusia penyuluh pertanian.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Suparmono di Sleman, Kamis, mengatakan penyuluh sebagai kunci keberhasilan program pembangunan pertanian melalui peningkatan produksi untuk mencapai swasembada pangan.
"Penyuluh harus terus mendampingi petani guna mencapai peningkatan produktivitas dan produksi pertanian melalui penerapan teknologi dan pengenalan pertanian modern," kata dia, Kamis (24/10/2024).
Ia berharap, penyuluh pertanian semakin termotivasi meningkatkan kinerja di lapangan sehingga swasembada pangan dapat terwujud di sektor ketahanan pangan di Sleman.
Di Sleman telah terbentuk Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani). Perhiptani organisasi profesi penyuluh yang bersifat keilmuan, keahlian, persaudaraan, kemasyarakatan, kemandirian yang tidak terafiliasi dengan politik.
BACA JUGA: Belum Lama Dilantik, Anggota DPR Usul Libur Tiga Hari Saat Pilkada
Anggota organisasi ini terdiri atas penyuluh pertanian PNS dan PPPK. "Untuk itu, Perhiptani Sleman perlu dikuatkan karena perannya strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan pertanian. Kami juga berharap penyuluh pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan dan berjiwa rela mengabdi," katanya.
Suparmono mengatakan swasembada pangan dan kesejahteraan petani menjadi tugas berat bagi penyuluh. Oleh karena itu, penyuluh juga harus disejahterakan agar semakin semangat dalam bekerja.
"Kami mengajak penyuluh pertanian untuk mendukung dan mensukseskan program kerja Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pertama usai pengucapan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia, tentang komitmen Indonesia menuju swasembada pangan dan energi sebagai langkah utama menghadapi tantangan global yang makin kompleks," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.