Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Rembag Kaistimewan Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi di halaman Kantor DPAD DIY, Banguntapan, Bantul, Kamis (24/10/2024)/Jumali
BANTUL—Paniradya Kaistimewan DIY menggelar Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi pada Jumat (25/10/2024) hingga Sabtu (26/10/2024) di halaman Kantor DPAD DIY, Banguntapan, Bantul.
Gelaran ini tidak hanya bertujuan membangun kebersamaan dan solidaritas mahasiswa baru tetapi juga untuk lebih mengenal Jogja lebih dekat.
Kepala Subbidang Hubungan Antarlembaga dan Penyebarluasan Informasi Paniradya Kaistimewan DIY, Wita Ratri Dewi, mengungkapkan dengan gelaran ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih dekat, cepat beradaptasi, menemukan inspirasi dan memanfaatkan potensi yang ada.
“Agenda juga dipakai untuk memberikan refleksi kepada masyarakat tentang pentingnya Keistimewaan DIY dan menjaganya untuk menghadapi persoalan yang ada di sekitarnya. Sarana publikasi penyebarluasan informasi mengenai dukungan Dana Keistimewaan,” papar Wita pada acara Rembag Kaistimewan Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi di halaman Kantor DPAD DIY, Kamis (24/10/2024).
Menurut Wita, pada kegiatan Jogja Menyapa kali ini juga menghadirkan beberapa bintang tamu, di antaranya adalah Langit Sore, SKJ 94, Sri Redjeki, Pendhoza, Bravesboy serta penampilan lainnya.
Kegiatan ini, juga melibatkan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY, Dinas Kebudayaan DIY dan RSJ Grhasia.
Lalu ada juga kegiatan senam zumba, kegiatan ramah anak seperti lomba mewarnai untuk usia 4-6 tahun dan 7-9 tahun dengan tema Tugu Malioboro Kraton. Lalu, pada Sabtu pagi sampai siang ada kegiatan kesenian ramah anak dan disabilitas. Ada juga e-sport competition, Pagelaran Seni Lintas Budaya Nusantara dari IKPMDI dengan melibatkan perwakilan BEM universitas dalam kepanitiaan.
Direktur RSJ Grhasia Akhmad Akhadi menyambut baik pelibatan instansinya pada kegiatan tersebut. Sebab, selama ini banyak informasi soal keberadaan RSJ Grhasia yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal, RSJ Grhasia selalu melakukan inovasi untuk pelayanan publik.
Perwakilan dari Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Indonesia (IKPMDI), Muhammad Fauzi, mengaku mengapresiasi pelibatan organisasinya dalam kegiatan tersebut. Sebagai bentuk sumbangsih terhadap gelaran Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi, IKPMDI akan menampilkan tari kreasi.
Perwakilan forum BEM se-DIY, Gunawan, mengatakan saat dilibatkan dalam kepanitiaan Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi, pihaknya langsung menyiapkan diri karena bagaimanapun BEM punya peran penting untuk menjaga keistimewaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m