Kota Jogja Vaksinasi 350 Ternak untuk Cegah PMK dan Penyakit Menular
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X memberikan sambutan dalam SiBakul Halal Festival 2024 di Jogja Expo Center, Jumat (25/10/2024). /Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Indonesia merupakan pasar konsumen halal terbesar di dunia. Dinas Koperasi dan UKM DIY mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di DIY.
Berdasarkan laporan Indonesia Halal Market tahun 2021/2022, Indonesia merupakan pasar konsumen halal terbesar di dunia. Tercatat nilai konsumsi produk halal Indonesia mencapai US$184 miliar. Sementara nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai US$8 miliar.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menilai tingginya nilai konsumsi produk halal Indonesia menjadi peluang untuk pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia. "Kondisi ini sesuai dengan cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia," ujarnya dalam SiBakul Halal Festival 2024 di Jogja Expo Center, Jumat (25/10/2024).
Dia menilai besarnya potensi dan peluang yang ada berimplikasi pada tuntutan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas ekonomi syariah.
Menurutnya, pelaku usaha diharapkan mampu berkompetisi, menguatkan sektor keuangan syariah, menetapkan UMKM sebagai motor penggerak, dan menguatkan ekonomi digital syariah.
Dia menilai SiBakul Halal Festival merupakan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk halal, yang ada di DIY.
BACA JUGA: Sertifikasi Halal Baru Menyasar 8,4% Pelaku UMKM di Sleman
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyampaikan kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut UU No.33/2014 tentang Jaminan Produk Halal.
SiBakul Halal Festival ini merupakan bentuk promosi untuk menyatukan ekosistem halal yang ada di DIY kepada masyarakat.
Dalam acara tersebur, menurut Siwi, pihaknya juga berupaya mempromosikan upaya yang dapat dilakukan pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal, dan membangun jejaring industri halal. "Halal menjadi salah satu sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan pesat baik di Indonesia maupun di dunia," ujarnya.
Siwi berharap pengembangan ekonomi syariah di DIY dapat didukung oleh berbagai stakeholder. Menurutnya, berbagai stakeholder perlu pengambil peran dalam produksi, promosi, dan distribusi produk halal di DIY. Dia berharap sinergi bernagai pihak mampu mengembangkan produk halal DIY.
“Di sini kami saling komunikasi untuk bagaimana ajang promosi produknya, bagaimana cara aksesnya, bagaimana cara mewujudkannya dan bagaimana cara distribusinya. Ini penting sekali dalam pengembangan produk halal,” jelas Siwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026