Tol Jogja-Solo Punya Gerbang Ikonik Bernuansa Budaya, Ini Lokasinya
Gerbang Tol Trihanggo di Sleman dirancang bernuansa Ratu Boko, diproyeksikan jadi ikon baru tol Jogja-Solo.
Suasana lalu lintas di Simpang Empat Kronggahan dekat lokasi pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 2.2 di tengah ring road pada Sabtu (26/10/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Durasi lampu bangjo (APILL) di dekat lokasi proyek pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman diubah. Lama waktu durasi lampu hijau kini ditambah agar antrean kendaraan bisa cepat terurai.
Proyek pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 2.2 kini telah memasuki area Ring Road Utara tepatnya di sekitar Simpang Empat Kronggahan.
Beton barrier dan Pagar Proyek Daur Ulang (PPDU) mulai dipasang di tengah Ring Road. Dampaknya terjadi bottleneck atau penyempitan lebar jalan di dekat Simpang Empat Kronggahan.
Untuk mengurai kemacetan, durasi lampu APILL di Simpang Empat Kronggahan kini diubah lebih lama. "Kemarin sore diubah sama Dishub, Jumat siang habis Jumatan," kata Agung, Sabtu (26/10/2024).
Durasi lampu APILL di area Simpang Empat Kronggahan kini mencapai 40 detik. Harapannya, cara ini dapat mengurai antrean kendaraan yang sebelumnya terjadi di lokasi tersebut akibat adanya proyek. "Durasi [sekarang] 40 detik kalau yang dari timur dan barat. Dari yang semula 25-30 detik,"ungkapnya.
Menurut pantauan Harianjogja.com di lokasi, antrean kendaraan di Simpang Empat Kronggahan dari arah timur ke barat dapat terurai dengan lancar. Panjang antrean kendaraan di Simpang Empat Kronggahan bisa terurai dengan durasi lampu hijau yang lebih lama. "Dampaknya bisa sedikit mengurangi kemacetan di sana, bisa lebih lancar, alirannya lebih lancar dari timur dan barat," lanjutnya.
Pengubahan durasi lampu APILL ini disebut Agung bakal diterapkan selama proyek pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 2.2 di tengah ring road berlangsung.
BACA JUGA: Pengadaan Tanah Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Terus Dikebut, Begini Progresnya
Di area Ring Road, seusai beton barrier dan PPDU dipasang, pengerjaan selanjutnya beralih ke pembongkaran separator. Saat ini, separator telah dibongkar menyisakan lampu penerangan jalan dan sejumlah tiang rambu-rambu jalan. "Betul separator [sudah dibongkar], tinggal lampu," ungkapnya.
Lampu maupun rambu-rambu di tengah ring road nantinya akan dilepas semua. Khusus untuk lampu, nantinya kontraktor akan memasang lampu proyek sebagai media penerangan. "Lampu kami lepas semua nanti terus kami kasih lampu proyek yang di pinggir-pinggir itu.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo di Sleman dirancang bernuansa Ratu Boko, diproyeksikan jadi ikon baru tol Jogja-Solo.
Pilur Serentak Gunungkidul 2026 memasuki tahap pendataan pemilih di 31 kalurahan. DPS dijadwalkan ditetapkan 31 Juli, sedangkan DPT pada 24 Agustus 2026.
Program Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 TVRI dan TNI AD menjangkau 1,13 juta penonton di 25.912 titik serta mendorong ekonomi daerah.
DPR meminta ledakan Gudang Pusat Munisi TNI di Madiun menjadi momentum evaluasi sistem keselamatan, manajemen risiko, dan keamanan aset pertahanan nasional.
konsep pernikahan bernuansa alam dengan dekorasi megah dinilai bisa menjadi jalan tengah agar suasana tetap hangat tanpa kehilangan kesan istimewa.
Cara blokir komentar promosi judi online di Instagram, TikTok, X, dan YouTube. Aktifkan filter kata kunci agar kolom komentar bebas dari spam judol. Simak pandu