Petani Berharap Peningkatan Pendampingan dan Pemerataan Bantuan Peralatan

Sunartono
Sunartono Rabu, 30 Oktober 2024 23:27 WIB
Petani Berharap Peningkatan Pendampingan dan Pemerataan Bantuan Peralatan

Sejumlah petani yang tergabung dalam Petani Sleman Madani berkumpul di kawasan area persawahan Harjobinangun, Pakem, Sleman, Kamis (30/10/2024). /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah petani yang tergabung dalam Petani Sleman Madani berkumpul di kawasan area persawahan Harjobinangun, Pakem, Sleman, Kamis (30/10/2024). Mereka menyuarakan sejumlah harapan ke depan terkait masa depan petani.

Gerakan ini dilakukan karena seringkali petani yang perekonomiannya bergantung sepenuhnya pada hasil pertanian belum sepenuhnya mendapatkan keadilan. Contohnya, ketika musim panen, komoditi yang dihasilkan pun harganya sangat murah. Di sisi lain, ketika memasuki musim tanam, mereka kesulitan dengan peralatan dan kelangkaan pupuk.

Salah satu petani asal Seyegan, Suswantini mengatakan kendala ketika musim tanam dan rendahnya harga komoditas ketika panen merupakan masalah klasik yang selama ini dihadapi petani termasuk dirinya. Salah satu kendala yang berkaitan dengan musim tanam yang sering ia alami yaitu kebutuhan pasokan air.

"Sebenarnya masalah air kan beberapa petani sudah punya sumur, tetapi terutama musim kemarau itu debit air berkurang, ini sering menjadi kendala kami. Harapan kami bagaimana persoalan ini bisa dipecahkan, karena memang tidak semua petani punya peralatan yang lengkap dan tidak semua juga letak sawah yang berdekatan dengan saluran irigasi," katanya, Kamis.

Di sisi lain para petani juga mengharapkan adanya pendampingan yang lebih intens dari pihak terkait. Fatonah, petani asal Kalasan mengungkapnya penyuluh pertanian jumlahnya mungkin bisa ditambah sehingga bisa menjangkau lebih luas para petani. Selain itu harapanny petugas tersebut tidak hanya memberikan pendampingan pada kelompok tertentu.

"Karena dengan didampingi, harapannya ketika ada kendala bisa mendapatkan solusi, termasuk penggunaan bantuan alat pertanian bisa lebih merata," ujarnya.

Adapun petani asal Pakem Dwi Susilowati menegaskan berbagai harapan tersebut disampaikan tidak ada kaitan dengan Pilkada yang saat ini sedang berlangsung dan tidak mendukung paslon tertentu. Ia hanya mengungkap ke para periode kepemimpinan ke depan agar sektor pertanian bisa mendapatkan perhatian yang lebih.

"Berharap petani keuntungan yang didapatkan petani ini bisa meningkat, karena ekonomi mereka sangat tergantung pada hasil panen," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online