Industri Pariwisata Jogja Didorong Kelola Sampah Secara Mandiri
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatan usahanya secara mandiri
Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) berfoto bersama KTH Wana Lestari II di Dusun Turunan, Desa Girisuko, Panggang, Gunungkidul./Istimewa
GUNUNGKIDUL—Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) berhasil meraih hibah bergengsi dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek.
Program ini diketuai oleh Marni Astuti, S.T., M.T., bersama Uyuunul Mauidzoh, S.T., M.T., dan Salam Aryanto, S.Kom., M.Kom., yang menginisiasi pengabdian dengan menggandeng mitra Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Lestari II di Dusun Turunan, Desa Girisuko, Panggang, Gunungkidul dalam rangka mempromosikan Desa Wisata Bukit Roso Wulan melalui media digital.
Hibah ini hadir dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan tujuan utama untuk mendukung pengembangan potensi wisata lokal yang selama ini menghadapi kendala dalam peningkatan jumlah kunjungan.
Sejak 21 September hingga 19 Oktober 2024, ITDA berkolaborasi dengan KTH Wana Lestari II untuk memperkuat tata kelola dan promosi wisata Bukit Roso Wulan.
Beragam kegiatan disusun dalam program ini, mulai dari pelatihan manajemen dan penyusunan standar operasional pelayanan wisata, hingga pelatihan teknik fotografi dan videografi yang melibatkan penggunaan drone untuk menambah daya tarik visual.
Hasil karya pelatihan ini nantinya diolah menjadi konten promosi seperti poster, video pendek, video sejarah Bukit Roso Wulan, serta booklet destinasi.
Pendampingan ini juga mencakup pemanfaatan platform digital secara optimal untuk meningkatkan jangkauan promosi.
Program ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi peningkatan promosi desa wisata, mempererat sinergi antara akademisi dan masyarakat, serta membawa dampak positif bagi perekonomian lokal di wilayah Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja mendorong pelaku industri pariwisata untuk mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatan usahanya secara mandiri
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.