Bank Jateng Perkuat Sinergi dengan KIW, Dorong Ekosistem Industri dan Dunia Usaha
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Perwakilan grup Fathul Qolbi dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran ketika menerima piala, uang pembinaan dan sertifikat dari Koordinator Genah Muslem sekaligus Ketua Panitia Festival Hadrah./Istimewa-Panitia Festival Hadrah
SLEMAN—Festival Hadrah Sleman Baru yang diselenggarakan oleh sukarelawan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya-Danang Maharsa dengan tajuk Gerakan Nahdliyyin Muda Sleman (Genah Muslem), berlangsung meriah di Panggung Outdoor Jogja City Mall (JCM), Sabtu (2/11/2024).
Festival ini ditonton ratusan orang yang memenuhi lobi JCM. Tak hanya itu, festival ini juga disaksikan ribuan pencinta hadrah dari berbagai daerah melalui live streaming di YouTube Mas Fadhil Channel, yang menambah kemeriahan acara.
Dalam festival tersebut, Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dari Ngaglik, Sleman, mengirimkan tiga grup hadrah andalannya, yakni PSQ Al Mufid, Fathul Qolbi, dan Halwatussyifa.
Dari tiga grup yang dikirimkan tersebut, satu di antaranya yaitu Fathul Qolbi, berhasil meraih peringkat pertama. Grup tersebut mampu menunjukkan keunggulan dalam seni hadrah.
Penasihat Genah Muslem, Muhamad Maksum, mengungkapkan harapannya agar pemerintahan Sleman mendatang dapat memberi ruang yang lebih luas bagi kalangan Nahdliyyin untuk ikut serta membangun kabupaten ini.
"Kami berharap Pak Harda dan Mas Danang, jika terpilih memimpin Sleman, bisa memberikan kesempatan yang lebih luas bagi Nahdliyyin untuk berkontribusi dalam membangun Kabupaten Sleman," ujar Gus Maksum saat membuka Festival Hadrah Sleman Baru yang ditandai dengan menabuh terbang milik peserta.
Terpisah, SPV Event and Promotion JCM, Faizul RM turut mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia atas keterlibatan JCM dalam mendukung pelestarian dan perkembangan kesenian tradisional, khususnya hadrah. "Kami senang dapat berkontribusi dalam upaya memajukan kesenian hadrah yang penuh pesan kebaikan," ujarnya.
Festival Hadrah Sleman Baru ini didukung oleh Resto and Coffee Omah Daren, Kanta Digital (Consulting, Research, Monitoring), CV Tira Persada, dan Jogja City Mall (JCM).
Acara ini diikuti oleh total 26 grup hadrah dari seluruh Kabupaten Sleman. Berikut daftar lengkap peserta:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.