Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi pemangkasan pohon perindang./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, mengimbau masyarakat memangkas pohon lapuk dan cabang berlebih yang menjadikan ancaman jika terjadi angin kencang guna mengantisipasi potensi bencana angin kencang pada masa pancaroba.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan saat ini Gunungkidul mulai memasuki musim hujan yang merata. "Pada musim perubahan ini, potensi hujan disertai angin kencang sangat tinggi. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih," kata Purwono, Selasa (5/11/2024)
Ia mengatakan hujan yang mengguyur Gunungkidul beberapa hari terakhir ini menyebabkan pohon tumbang pada beberapa titik. Pohon tumbang menyebabkan kerusakan rumah hingga aliran listrik padam karena jaringan listrik roboh akibat tertimpa pohon tumbang.
"Hujan deras pada Senin (4/11) sedikitnya menyebabkan lima rumah rusak ringan hingga parah, karena tertimpa pohon tumbang," katanya.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Bencana Selama Musim Hujan, BPBD Gunungkidul Siapkan 200 Paket Logistik
Purwono mengatakan atas kejadian tersebut BPBD Gunungkidul langsung asesmen yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) maupun pihak terkait guna meminimalisir baik dampak maupun korban.
"Bantuan terkait dukungan peralatan dan permakanan untuk memudahkan penanganan bencana tersebut," katanya.
Lebih lanjut Purwono mengatakan BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini dan informasi cuaca menjadi perhatian peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, kata dia, hindari pohon besar, tiang listrik, reklame, daerah rawan longsor dan daerah aliran sungai.
"Kami imbau masyarakat di daerah-daerah potensi bencana untuk mewaspadai hujan deras intensitas tinggi disertai angin kencang dan durasi lama untuk mengungsi ke tempat yang aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.