Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Calon Bupati Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan Anggota DPD DIY Ahmad Syauqi di Kantor DPD DIY. Rabu (6/11/2024). /STIMEWA.
Harianjogja.com, SLEMAN—Calon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo terus menggalang dukungan untuk meraih kemenangan di Pilkada 2024. Setelah mendapatkan dukungan dengan Anggota DPD DIY yang berasal dari Nahdliyyin, Hilmy Muhammad, juga bertemu dengan senator yang berasal dari Muhammadiyah, Ahmad Syauqi.
Pertemuan yang digelar pada Rabu (6/11/2024), Kustini tidak sendirian dikarenakan juga didampingi puluhan kader Muhammadiyah seperti Srikandi, KancaMU dan Angkatan Muda Madani (AMM). Di pertemuan ini, Syauqi mengakui banyak berdisuksi tentang pembangunan baik fisik maupun non fisik, namun perbincangan banyak menyangkut pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Sleman sudah menjadi Kabupaten Layak Anak sehingga patut mendapatkan apresiasi,” katanya seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (7/11/2024).
Ia menilai, pembangunan anak dan keluarga menjadi bagian yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah mulai dari Pusat, Provinsi hingga Kabupaten. Hal ini dikarenakan, estafet kepemimpinan ke depan diisi oleh generasi yang saat ini harus mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Syauqi memberikan apresiasi terhadap kinerja Kustini yang berkomitmen mewujudkan lingkungan yang sehat. Salah satu aksi yang dilakukan dengan penegakan aturan tentang miras dengan menutup toko maupun outlet yang berjualan secara illegal karena akan sangat berpengaruh terhadap Nasib generasi muda.
“Pembangunan keluarga dan anak menjadi satu haris yang tidak dapat dipisahkan. Dengan membentuk keluarga berkualitas, maka anak-anak terhindar dari perilaku maupun pergaulan yang negative sehingga tumbuh kembang dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Disinggung mengenai penyelenggaraan Pilkada Sleman, Syauqi menyarankan warga Muhammadiyah memilih pemimpin yang dekat dengan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. “Monggo warga menentukan pilihan yang terbaik. Pililah pemimpin yang memegang nilai-nilai dan memberikan kontribusi kepada Muhammadiyah,” katanya.
Calon Bupati Kustini Sri Purnomo mengatakan, berterimakasih kepada anggota DPD DIY, Ahmad Syauqi karena telah berkenan untuk berdiskusi bersama. “Ada yang disampaikan ke saya, bahwa ini jlaan menjemput Amanah dan Bersatu dalam Berfastabiqul Khairat. Insyallah, kami siap memperjuangkan aspirasi Masyarakat dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk kesejahteraan warga Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.