FEB UI Dampingi BUMDes Perkuat Tata Kelola Keuangan di DIY
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman sekaligus bimbingan teknis agar mampu membangun sistem pengelolaan keuangan
Foto ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Koordinator Jaringan Petani Nusantara sekaligus Wakil Katib Syuriah PWNU DIY Bidang Ekonomi-Pembangunan KH. Beny Susanto mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Utang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
PP ini menjadi angin segar khususnya bagi para petani dan pelaku UMKM. Karena kebijakan ini menghapus tagihan utang macet kepada UMKM di tiga bidang yaitu pertanian, perkebunan, dan peternakan; perikanan dan kelautan; serta UMKM lainnya seperti mode/busana, kuliner, industri kreatif.
BACA JUGA : Soal Penghapusan Utang UMKM, Pemkab Gunungkidul Masih Menunggu Aturan Turunan
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan dukungan bagi sektor-sektor yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Para produsen yang bekerja di bidang pertanian, UMKM, dan nelayan diharapkan dengan kebijakan tersebut dapat meneruskan usaha dan bisa lebih berdaya guna untuk bangsa dan negara.
"Perlu dikawal, agar kebijakan tersebut tepat sasaran. Karena ini bisa menjadi sebagian solusi para pelaku UMKM menghadapi problem, tantangan besar dalam mempertahankan keberlanjutan usaha," kata pria yang juga Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan ini dalam rilisnya Jumat (8/11/2024).
Jaringan Petani Nusantara akan membuka Posko Pengaduan Kredit Mace” dalam rangka mengfasilitasi UMKM yang mengalami kredit macet untuk mendapatkan hak-haknya. Masyarakat bisa menghubunginya dengan kontak person 08872992550.
Sembari menunggu detail teknis dan persyaratan penghapusan piutang yang akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh kementerian serta lembaga terkait, Jaringan Petani Nusantara mengajak para UMKM yang mengalami kredit macet untuk berhimpun. Melalui perhimpunan, jejaring yang baik dapat menjadi alat perjuangan bersama, menguji bahwa implementasi kebijakan akan ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
BACA JUGA : Sah! Pemerintah Hapuskan Utang Macet Petani, Nelayan, Peternak, dan UMKM
"Kebijakan Presiden Prabowo ini dapat memberikan rasa tenang dan keyakinan bagi para pelaku UMKM, terutama petani dan nelayan. Hal tersebut penting agar dapat bekerja dengan semangat dan kepercayaan bahwa negara mendukung dan menghargai peran mereka," katanya.
Rakyat Indonesia menghormati dan menghargai para produsen pangan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara. Para petani, nelayan dan UMKM terus berkarya bersinergi dengan swasta, pemerintah untuk menuju Indonesia emas 2045.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman sekaligus bimbingan teknis agar mampu membangun sistem pengelolaan keuangan
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.