Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pemilik kafe di kawasan Parangtritis, Kapanewon Kretek berinisial S, 24, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lantaran mempekerjakan anak di bawah umur sebagai lady companion (pemandu lagu/LC).
S terancam Pasal 2 ayat 1 UU RI No.21 Tahun 2007 tentang TPPO atau Pasal 88 jo Pasal 76I UU RI No. 23 tahun 2002 tentang tentang Perlindungan Anak, karena mempekerjakan L, 14 warga Cilacap, Jawa Tengah sebagai LC di tempat tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengungkapkan awalnya unit PPA Polres Bantul menerima informasi adanya ekspolitasi anak dari luar Kabupaten Bantul di sekitar tempat karaoke di kawasan Parangtritis, Kretek, Bantul. “Lalu pada Jumat (8/11/2024) sekitar pukul 02.00 WIB, dilakukan pengecekan di di tempat karaoke wilayah Parangtritis. Dan didapati adanya anak dibawah umur yang dipekerjakan sebagai LC,” kata Jeffry, Sabtu (9/11/2024).
BACA JUGA: Indonesia Berupaya Turunkan Angka Pekerja Anak
Dari pemeriksaan, papar Jeffry, anak di bawah umur yang dipekerjakan sebagai LC berasal dari Cilacap, Jawa Tengah. Di mana, umur yang ada di identitas KTP dari anak di bawah umur tersebut telah dimanipulasi menjadi dewasa. “Selanjutnya anak dan pengelola dibawa ke Polres Bantul guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dan, dalam perkembangannya terlapor [pemilik karaoke] telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Jeffry.
Adapun barang bukti diamankan di antaranya uang tunai senilai Rp565.000, 1 buah botol miras kawa-kawa, nota pembayaran booking LC dan catatan pendapatan harian karaoke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.