Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Suasana penutupan Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman di Lapangan Denggung pada Sabtu (9/11/2024)./Istimewa-Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman tahun 2024 resmi ditutup. Pameran yang telah dibuka sejak 1 November 2024 di Lapangan Denggung ini tercatat mampu menciptakan pertukaran uang hingga miliaran rupiah.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Tina Hastani mengungkapkan PPD kali ini tercatat diikuti sebanyak 269 stan. Ratusan stan tersebut terdiri dari stan instansi pemerintah, instansi swasta, BUMN, BUMD, serta koperasi dan UMKM dari seluruh kapanewon.
Selama dibuka lebih dari sepekan, jumlah kunjungan PPD 2024 hingga Sabtu (9/11/2024) siang menyentuh angka 68.575 pengunjung. Jumlah ini lanjut Tina dua kali lipat dari yang ditargetkan yakni 30.000 pengunjung.
Tak hanya peningkatan pada tingkat kunjungan, kenaikan signifikan juga ditunjukkan pada omzet di PPD tahun. Jumlah omzet tahun ini kata Tina mencapai Rp2,2 miliar atau melonjak dua kali lipat dari target awal yang dipatok pada angka Rp1,1 miliar. “Jadi jumlah kunjungan dan omzet tercapai 200% dari yang ditargetkan," ungkapnya.
Pada acara penutupan, Pjs Bupati Sleman juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba, mulai dari lomba video pertunjukan rakyat antar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), lomba ngonten, lomba gunungan, lomba mobil hias dan lomba stan.
Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengatakan pameran ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sleman untuk mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sleman.
Pameran ini lanjut Kusno juga digelar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sleman. Kusno mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan agenda tahunan ini.
"Saya minta untuk pelaksanaan PPD berikutnya keberhasilannya tidak diukur dari nilai transaksi saja, tetapi juga penilaian kepuasan pengunjung dan peserta pameran perlu diukur dan digunakan sebagai feedback penyelenggaraan PPD tahun selanjutnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.