Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL— Terduga pelaku percobaan penculikan bocah di Nambangan, Seloharjo, Pundong, Bantul, I, 43, saat ini menjalani perawatan di RSUP dr Sarjito.
Warga Bekasi tersebut menjalani perawatan karena diduga mengalami gangguan jiwa dan harus mendapatkan observasi kasus.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, I, harus menjalani rawat inap di RSUP dr Sarjito untuk observasi khusus kurang lebih 10 hari. Hal itu dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan mental dan juga mendeteksi gangguan kejiwaannya.
BACA JUGA: Tetap Awasi Anak, Bocah 8 Tahun di Nambangan Nyaris Diculik
"Karena informasi dari keluarga, terlapor alami gangguan kejiwaan dan dalam pengobatan," kata Jeffry, Senin (11/11/2024).
Jeffry mengungkapkan, jika I, tinggal di keluarga dari suaminya di Pundong belum ada 1 pekan. Keberadaan I, kata Jeffry di Pundong juga dikarenakan jenguk anaknya yang kuliah di Jogja.
"Hasil musyawarah bersama keluarga korban dan juga warga, keluarga korban akan mencabut laporan apabila terbukti benar kondisi terlapor alami gangguan jiwa," jelasnya.
Sebelumnya, Warga Nambangan, Seloharjo, Pundong, Bantul, Sabtu (9/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB gempar. Pasalnya, seorang anak di Nambangan, E, 8, diduga hendak diculik oleh I, 43 seorang perempuan asal Bekasi yang tinggal di Gunungpuyuh, Panjangrejo, Pundong.
Beruntung usaha dari perempuan tersebut berhasil digagalkan oleh warga. Untuk saat ini, perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa telah diamankan di Mapolsek Pundong, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Lurah Seloharjo, Mahardi Badrun mengatakan, awalnya I mengendarai sepeda motor masuk ke dusun Nambangan dan memaksa E yang sedang bermain untuk diboncengkan. Namun, E tidak mau dan tetap dipaksa naik sepeda motor.
“Lalu E ini dibawa I naik ke dusun Gowak. Tapi usaha ini diketahui warga dan dikejar. Warga pun akhirnya berhasil menangkapnya dan dibawa turun ke Nambangan. Beberapa warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pundong,” ungkapnya.
Setelah itu, lanjut Badrun, petugas pun mengamankan I. Badrun mengaku pihaknya telah melakukan musyawarah dengan warga dan keluarga korban serta mendapatkan keterangan dari dukuh Gunungpuyuh, Panjangrejo, Pundong terkait dengan pelaku.
“Tadi dukuh Gunungpuyuh bilang kalau pelaku ini ada indikasi gangguan kejiwaan. Tapi, sampai saat ini belum bukti jika dia gangguan jiwa. Untuk itu, kami serahkan penanganan dan pelaku ke Polsek Pundong,” lanjut Badrun.
Lebih Perhatikan Anak
Badrun berharap dengan adanya kejadian tersebut bisa membuka mata dan pikiran dari orang tua di wilayahnya dan di wlilayah lainnya. Di mana, orang tua memiliki tanggung jawab yang besar terkait keselamatan anak.
“Jangan sampai kejadian ini berulang lagi. Kami sudah sampaikan tadi ke warga, jangan sampai anak-anak dilepas tanpa pengawasan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.